Kuliah di Universitas Terbuka, Lulusan SMA/SMK Bisa Loncat Beberapa Semester

Web Banner Artikel BOL 08 05
UT menarik minat kaum milenial lewat program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), (Ilustrasi: Istimewa).

ZONALITERASI.ID – Universitas Terbuka (UT) menarik minat kaum milenial lewat program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Wakil Rektor Bidang Pengembangan Institusi dan Kerja Sama Dr. Rahmat Budiman, S.S., M.A., mengatakan, UT menyelenggarakan RPL untuk masyarakat melanjutkan pendidikan formal.

“Namun, RPL di UT bukan untuk cuci gudang dan menampung mahasiswa yang tidak diterima di perguruan tinggi lainnya. RPL ini mekanismenya cukup ketat ya, jadi tidak asal potong SKS,” kata Rahmat seusai talk show melalui UT Radio, Selasa, 24 Mei 2022.

Ia mengatakan, sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS), lulusan SMA/SMK untuk tahun ini sebanyak 3,6 juta. Nah, banyak lulusan SMA/SMK yang berprestasi, tetapi tidak lanjut. Itu sebabnya sertifikat, pengalaman, prestasi bisa direkognisi UT berupa pembebasan mata kuliah.

Dicontohkannya Chandra Wijaya, peraih medali emas Olimpiade berhasil mendapatkan rekognisi 25 SKS atau setara dua semester. Lulusan SMA/SMK bisa mendapatkan pembebasan mata kuliah ketika masuk UT sehingga loncat beberapa semester, mekanismenya seperti ini.

“Jadi, Chandra Wijaya bisa loncat langsung ke semester tiga berkat prestasi luar biasa yang diperolehnya,” ujarnya.

Dekan Bidang Akademik Fakultas Ekonomi Kurnia Endah Riana, S.E., M.Com., mengungkapkan, RPL UT khusus untuk program S1. Terdapat 30 program studi yang bisa diajukan untuk RPL.

Dalam menjalankan RPL, lanjutnya, UT berpedoman pada Permendikbud 41/2021 tentang RPL.

Ada asesmennya, tidak ugal-ugalan, tidak asal potong SKS. Selain itu, asesmennya dilakukan oleh dosen yang paham soal RPL, keilmuan prodi, dan kompeten. Riana menjelaskan, banyak keuntungan yang bisa diperoleh lewat program RPL ini.

“RPL mempersingkat waktu, tidak kuliah di UT dari nol,” ujarnya.

Namun, menurut Riana, untuk prestasi luar biasa yang diberikan RPL minimal skala nasional. Mereka pun hanya mendapatkan pembebasan mata kuliah dasar.

Sementara Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Sains Teknologi Dr. Ernik Yuliana, S.Pi., M.T., mengungkapkan, dalam RPL mata kuliah yang bisa dibebaskan maksimal 70 persen.

Ia mencontohkan, di program studi Agribisnis RPL-nya sampai 70 persen untuk para alumni D3. Lulusan SMA/SMK bisa mendapatkan pembebasan mata kuliah ketika masuk UT sehingga loncat beberapa semester, mekanismenya seperti ini. (gib)***