ZONALITERASI.ID – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mewisuda 697 lulusan di Gedung Gymnasium UPI, Jalan Dr. Setiabudhi 229 Bandung, Selasa, 10 Februari 2026. Lulusan yang diwisuda berasal dari program Diploma, Sarjana, Magister, dan Doktor.
Pada wisuda kali ini, untuk pertama kali, UPI memberikan ijazah elektronik kepada para wisudawan.
“Hari ini merupakan wisuda pertama di tahun 2026. Kita menggunakan format baru, di mana ijazah tidak lagi diberikan secara fisik,” kata Rektor UPI Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., kepada wartawan, di sela wisuda.
Prof. Didi memastikan keamanan atas penggunaan ijazah elektronik ini. Agar ijazah itu tidak bisa dipalsukan, UPI bekerja sama dengan Balai Sertifikasi Elektronik untuk menjamin pengamanan yang berlapis yang tidak mudah ditembus.
“Ijazah itu tidak lagi ditandatangani secara fisik manual, tetapi cukup menggunakan QR Code. Ketika para lulusan mencetak ijazah, maka ijazah itu asli tidak perlu dilegalisir tidak perlu ada pengesahan pakai cap segala macam. Sehingga lebih ramah lingkungan, juga lebih cepat pengerjaannya. Kita menyesuaikan diri sebagai bagian dari transformasi digitalnya UPI,” ucapnya.
Wisuda Dipercepat
Prof. Didi menuturkan, pelaksanaan wisuda gelombang I di bulan Februari ini dipercepat, mengingat pada bulan Maret akan menghadapi bulan Ramadan.
Untuk jumlah wisudawan, Prof. Didi menyebutkan, dari 697 lulusan yang diwisuda berasal dari kampus utama di Jalan Dr. Setiabudhi 229 Bandung dan kampus daerah, mulai dari jenjang D4, S1, S2, hingga S3.
Adapun rincian wisudawan berasal dari Fakultas Ilmu Pendidikan/FIP (116 orang), Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial/FPIPS (108), Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra/FPBS (53), Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam/FPMIPA (51), dan Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri/FPTI (32 orang).
Selanjutnya, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan/FPOK (77 orang), Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis/FPEB (57), Kampus Cibiru (9 orang), Kampus Sumedang (103), Kampus Purwakarta (9), Kampus Tasikmalaya (24), Kampus Serang (15), dan Sekolah Pasca-Sarjana/SPS (57 orang).
“Total ada 697 wisudawan, dengan 167 wisudawan cumlaude dan 535 wisudawan summa cumlaude,” sebut Prof. Didi. (des)***











