ZONALITERASI.ID – Professor Deni Darmawan sebagai peneliti dan anggota Director Boar pada Kajian Riset Komunikasi, Teknologi, dan Budaya di organisasi Internasional Orbicom-UNESCO, tiap tahun dituntut untuk menghasilkan berbagai produk riset. Untuk akhir tahun 2025 sampai awal tahun 2026 ini, Deni telah menghasilkan inovasi melalui riset mandiri bersama mitra industri yang dinamis.
Salah satu produk riset yang dihasilkannya dan diundang serta diminta untuk disebarluaskan di wilayah China dan Bordeaux di antaranya adalah produk riset “Robot Lillie”. Robot ini merupakan bagian dari salah satu produk riset kolaborasi Indonesia yang melibatkan Bordeaux University dari Prancis.
Robot Lillie merupakan robot yang dirancang bersama industri dengan mengombinasikan kepakaran dari Teknik Komputer, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknologi Komunikasi, Teknologi Pendidikan, dan Artificial Intelligence (AI). Produk riset yang akan dipresentasikan di Quebec Canada pada Oktober 2026 ini, dirancang seminimalis dan seringan mungkin. Sehingga, mudah dibawa secara mobile oleh para pendidik baik dosen maupun para guru di berbagai negara, khususnya di lokasi riset dilakukan yaitu di Indonesia dan Bordeaux.
Robot Lillie memiliki fitur sederhana namun lebih user friendly. Proses stop-play dirancang dengan mudah dioperasikan hanya dengan Droff-Of tombol yang disediakan di belakang kepala Robot. Sistem komunikasi interaktif yang diaplikasikan pada Robot mini ini dapat dirasakan, ketika pengguna robot bertanya tentang berbagai hal yang sudah dipersiapkan dan diprogram oleh programmer sesuai kebutuhannya.
Proses komunikasi yang menarik inilah yang menjadi daya jelajah artificial intelligence yang diaplikasikan. Ketika ada siswa yang mengajak bicara dengan jarak 3 meter, maka Robot Lillie dengan receiver yang dimiliki masih mampu merespons apa yang ditanyakan. Jadi kelebihan system perambatan gelombang elektromagnetik yang diterapkan mampu aktif menjawab apa yang ditanyakan.
Robot Lillie berbeda dengan robot-robot AI lainnya yang lebih menonjolkan pada aspek moving, respin fisik, dan daya jelajah. Robot Lillie sebaliknya lebih menekankan pada kekuatan verbal communication.
Sejumlah program interaksi pembelajaran yang dimiliki Robot Lillie, mencakup pembelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, Biologi, PAI, Seni-Budaya, dan materi lainnya sesuai pesanan. Demikian juga untuk kebutuhan konten tingkat universitas, dapat diprogram sesuai kebutuhan. Robot ini tidak membutuhkan akses internet dan hanya membutuhkan charge untuk kekuatan sinyal receiver dan server yang dimilikinya.
Robot Lillie dikemas melalui standar industry PT Instalasi Kecerdasan Buatan (PT IKB) Jakarta yang didukung pula oleh PMA dari Korea Selatan dan China, dirancang semurah mungkin agar bisa masuk ke pasaran, khususnya bagi para pendidik dan para peserta didik. Harga Robot Lilie ini kisaran Rp2 jutaan. Jika sebuah sekolah atau program studi tertentu membutuhkannya maka bisa menghubungi di nomor 081320341199,dan email darmawandeni225@gmail.com. (des)***





