MENGENANG Pramoedya Ananta Toer berarti mengingat kembali bagaimana kata-kata mampu menjadi senjata paling tajam dalam…
didin tulus
Penjahat Tak Pernah Membangun Negara, Mereka Hanya Memperkaya Diri Sambil Merusak Negara
NELSON MANDELA, seorang ikon perjuangan melawan apartheid, pernah mengatakan bahwa “Penjahat tak pernah membangun negara….
Di Antara Macet, Pecel Lele, dan Cerpen Lawas
HARI itu, saya tidak langsung pulang ke rumah. Alih-alih, motor saya meluncur ke Pasteur. Di…
Lapak Koran Alun-alun dan Kenangan Pak Teddi
ALUN-ALUN Bandung, dengan Masjid Raya yang megah di tengahnya, menyimpan banyak kenangan bagi saya. Salah…
Perempuan Panutan Sepanjang Masa: Ibu
BERJUTA perempuan Indonesia menjadikan Raden Ajeng Kartini sebagai tokoh panutan. Namun, bagi saya, perempuan panutan…
Buku Sebagai Jembatan, Perjalanan Hidup Melintasi Batas
HIDUP saya, seperti sebuah buku yang terus terbuka lembar demi lembar. Dari rumah kecil di…
Penghancur Peradaban: Memoar Sebuah Buku
HOBI. Sebuah kata sederhana yang membawa kesan mendalam bagi mereka yang menjalaninya. Saya sendiri tidak…
Penggiat Buku: Menyusuri Jejak di Tepi Pantai dan Lembar Memoar
7 Desember 2018 ADA sesuatu yang magis tentang sebuah perjalanan—seperti lembar kosong dalam buku harian…
Literasi di Kota Cimahi: Upaya yang Perlu Didukung Semua Pihak
KETIKA membahas literasi, kita sebenarnya sedang berbicara tentang pondasi masa depan. Di Kota Cimahi, berbagai…
Sungguh Dunia yang Luar Biasa!
DUNIA tempat kita tinggal saat ini sering kali menyuguhkan berbagai peristiwa yang menantang hati nurani…