YRBK Gandeng Yayasan Kiprah Nusa Global dan Rumah Literasi Banjar Luncurkan Buku WAQOF

WhatsApp Image 2025 12 22 at 15.06.59
Bertepatan dengan Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember, Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK) bekerja sama dengan Yayasan Kiprah Nusa Global dan Rumah Literasi Banjar menggelar serangkaian acara, di antaranya Peluncuran Buku Puisi berjudul WAQOF, bertempat di Sekretariat YRBK, (Foto: Dok. YRBK).

ZONALITERASI.ID – Bertepatan dengan Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember, Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK) bekerja sama dengan Yayasan Kiprah Nusa Global dan Rumah Literasi Banjar menggelar serangkaian acara, di antaranya Peluncuran Buku Puisi berjudul WAQOF, bertempat di Sekretariat YRBK.

Pengurus YRBK, Ivan Mahendrawanto, S.H., mengatakan, rangkaian kegiatan ini merupakan agenda Literasi Akhir Tahun dengan seangkaian kegiatan. Adapun untuk buku WAQOF, Ivan menilai buku ini sangat bagus dan memberi inspirasi bagi pegiat literasi.

Peluncuran buku ditandai dengan penyerahan buku dari penulisnya yaitu Dedeh Rohayati, S.Pd. M.Pd. yang merupakan Dosen FKIP Universitas Galuh (UNIGAL) dan Founder Yayasan Kiprah Nusa Global kepada Siti Maroah, S.Sos. kepada Ketua YRBK. Momen ini disaksikan puluhan peserta dari sejumlah sekolah, kampus, dan para pegiat literasi masyarakat di Kota Banjar.

Usai peluncuran buku dilanjutkan diskusi buku yang dipandu Pendiri YRBK, Sofian Munawar. Selain Dedeh Rohayati sebagai Penulis Buku, narasumber lainnya adalah Dosen UNIGAL, Yuyus Supriatna, S.Sn..

Dedeh menjelaskan, 50 puisi yang terhimpun dalam buku WAQOF merupakan refleksi perjalanan beberapa tahun yang diaktualisasikan melalui tulisan.

“Semoga karya ini dapat menjadi inspirasi bukan saja untuk saya sebagai penulisnya tapi juga bagi masyarakat secara luas,” ungkapnya.

Di sela-sela membedah dan menyampaikan analisisnya terkait buku WAQOF, Yuyus Supriatna juga mengapresiasi buku ini dengan membacakan beberapa puisi pilihannya bersama Tim mahasiswa UNIGAL yang ia bimbing dalam komunitas teater. Karena itu acara peluncuran dan diskusi semakin menarik dengan menampilkan pembaca-pembaca puisi serta penampilan monolog puisi dari para mahasiswa dan siswa berprestasi di bidang literasi.

Selain itu, ada juga sharing session yang disampaikan salah satu pegiat literasi RBK, Adinda Zahra Sofiantima. Adinda berbagi cerita pengalamannya sebagai delegasi International Future Leader (IFL) di Singapura dan Malaysia.

“Pengalaman ini bukan saja menarik tapi juga memberikan saya insight betapa pentingnya literasi untuk menyiapkan dan menyongsong masa depan. Semoga pengalaman kecil ini juga dapat memberikan inspirasi untuk masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Rangkaian acara dipungkas dengan membuat puisi secara kolaboratif, dipandu oleh Yuyus Suptiatna. Semua peserta yang hadir terlibat menyumbangkan kata, masing-masing satu kata dan kemudian terciptalah beberapa puisi hasil rekaan masing-masing peserta dari “arisan kata” itu. Beberapa peserta tampil menyampaikan rekaan puisi masing-masing dan dipungkas dengan pembacaan puisi oleh Yuyus Supriatna.

“Waah kalau kegiatan seperti ini dapat kita tradisikan, saya optimis budaya literasi kita akan semakin meningkat,” kata Sofian Munawar yang memandu acara ini seraya memungkas cerita dengan ajakan potong tumpeng bersama, merayakan Hari Ibu dengan sederhana tapi penuh makna. (dac)***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *