MBC, Wadah Berkumpulnya Pecinta Musang di Kota Bandung (2, Habis)

images 1 400x225 1
Musang Bandung Community (MBC) saat menggelar gathering di Taman Manula, Jalan Diponegoro, Bandung, (Foto: Istimewa).

ZONALITERASI.ID Selain menjadi wadah komunikasi di antara pecinta musang, MBC atau Musang Bandung Community juga melakukan kerja sama dengan pihak eksternal. Kerja sama itu antara lain dijalin dengan Kopi Luwak Cikole, Lembang dan Ciwidey Luwak Coffee.

“Prinsipnya, kerja sama yang kami jalin harus bermanfaat bagi kedua pihak. Di MBC, pemilik Kopi Luwak Cikole, Pa Sugeng Pujiono kami jadikan pembina dan pemilik Ciwidey Luwak Coffee, Kang Agus Rahman jadi penasehat,” kata Koordinator MBC, Alfian Fathurahman, kepada Zonaliterasi.id, saat gathering di Taman Manula, Jalan Diponegoro, Bandung, beberapa waktu lalu.

Pemilik Kopi Luwak Cikole, Sugeng Pujiono, saat ditemui di Kopi Luwak Cikole, Lembang, mengatakan, kerja sama yang dilakukan dengan MBC berbentuk pelibatan anggota komunitas ini dalam program edukasi seputar musang kepada siswa SD dan wisatawan luar negeri yang berkunjung ke Kopi Luwak Cikole.

Sugeng yang juga lulusan Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (Unair), juga membuka akses MBC untuk bekerja sama dengan Rumah Sakit Hewan Provinsi Jawa Barat.

“Anggota MBC wajib memvaksin musang peliharaannya. Setelah divaksin, kekhawatiran adanya virus berbahaya (rabies) dalam tubuh musang bisa dicegah sejak dini. Dengan begitu, kesehatan musang sebagai hewan peliharaan jadi terjamin,” katanya.

Sementara Pemilik Ciwidey Luwak Cofee, Agus Rahman, menuturkan, yang penting dari kerja sama yang dijalin dengan MBC yaitu semakin tersosialisasikannya rasa aman saat memelihara musang.

“Beberapa kali Ciwidey Luwak Cofee bekerja sama dengan MBC dalam menyosialisasikan amannya memelihara musang kepada masyarakat. Selain digelar di Kota Bandung, di luar kota pun kami pernah menggelar acara serupa. Salah satunya yang digelar di Bandung Selatan, melalui kerja sama antara Ciwidey Luwak Cofee, MBC, dan Kombas (Komunitas Musang Bandung Selatan),” sebut Agus. (dede suherlan)***