ZONALITERASI.ID – Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 akan ditutup pada Senin, 23 Februari besok.
Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 berbeda dengan tahun sebelumnya. Mulai 2026, pemerintah membagi beasiswa reguler LPDP dengan skema Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE.
Kedua beasiswa ini berfokus pada bidang-bidang studi tertentu pada rumpun sains dan sosial.
Tentang Beasiswa STEM dan SHARE
1. Beasiswa STEM
Mengutip laman resmi LPDP, Beasiswa STEM akan berfokus pada pengembangan sumber daya manusia unggul di industri strategis bidang kesehatan, ketahanan pangan, digitalisasi, hilirisasi, pertahanan, material maju, manufaktur, energi, maritim, serta sektor terkait.
Beasiswa STEM dibuka untuk program S2 single degree atau double degree dengan durasi pendanaan dua tahun. Kemudian untuk program S3 juga single degree atau double degree dengan pendanaan selama empat tahun.
Pendaftar yang sudah memiliki LoA dapat memilih satu prodi dan kampus tujuan yang sudah menerimanya. Sementara yang belum memiliki LoA dapat memilih maksimal tiga prodi dan kampus.
Skema pendanaan terdiri dari penuh dan parsial. Skema pendanaan penuh ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah, sedangkan skema parsial setengahnya ditanggung oleh individu.
2. Beasiswa SHARE
Beasiswa Social, Humanities, Art for People, Religious Study, Economics (SHARE) merupakan program beasiswa dengan fokus pada pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang sosial, budaya, humaniora, keagamaan, ekonomi, pendidikan, dan bidang lainnya.
Serupa dengan Beasiswa STEM, Beasiswa SHARE dibuka untuk single atau double degree dengan program Magister dengan durasi studi paling lama 24 bulan, program Doktor dengan durasi studi maksimal 48 bulan.
Syarat Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026
Berikut beberapa syarat umum yang wajib dipenuhi oleh pelamar Beasiswa LPDP 2026:
– Warga Negara Indonesia.
– Telah menyelesaikan studi D4/S1 untuk pendaftar Magister, S2 untuk pendaftar Doktor, atau D4/S1 langsung doktor.
– Lulusan D4/S1 langsung doktor wajib memiliki LoA Unconditional dan memenuhi persyaratan jenjang doktor beasiswa LPDP.
– Tidak diperbolehkan mendaftar pada jenjang pendidikan yang pernah ditempuh.
– Pendaftar jenjang doktor diutamakan bagi pelamar yang melampirkan surat pernyataan promotor dan surat keterangan kesesuaian bidang riset dengan kebutuhan lembaga/instansi/perusahaan.
– Pendaftar jenjang doktor dapat menggunakan transkrip nilai dokter spesialis atau dokter subspesialis sebagai bukti pemenuhan syarat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).
– Pendaftar lulusan luar negeri wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah, hasil konversi IPK, dan tangkapan layar ajuan penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK pada kementerian terkait.
– Pendaftar yang sedang menempuh studi (on going) dapat memilih prodi atau kampus yang berbeda dari yang sedang ditempuh.
– Pendaftar yang lulus seleksi substansi wajib membuat dan menandatangani surat pengunduran diri yang ditujukan kepada perguruan tinggi paling lambat 14 hari setelah pengumuman.
– Menyerahkan surat pemberhentian resmi dari program studi atau perguruan tinggi sebelum penandatanganan Surat Pernyataan Penerima Beasiswa.
– Pendaftar yang sedang menempuh studi (on going) dokter spesialis/dokter subspesialis dapat mendaftar program magister/doktor denga ketentuan:
— wajib menyelesaikan jenjang studi sebelumnya yang berbeda jika lulus seleksi substansi.
— wajib menyerahkan ijazah atau surat keterangan lulus resmi dari perguruan tinggi jenjang studi sebelumnya, sebelum penandatanganan Surat Pernyataan Penerima Beasiswa.
– Surat rekomendasi yang ditandatangani/disetujui paling lama 1 (satu) tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa.
– Bagi pendaftar berstatus CPNS/PNS, wajib melampirkan surat usulan pada saat mendaftar.
– Bagi pendaftar yang merupakan lulusan Sekolah Kedinasan yang belum diangkat menjadi CPNS diperbolehkan mendaftar dengan mengunggah surat keterangan dari Kementerian/Lembaga terkait.
– Bagi pendaftar berstatus prajurit TNI dan Polri di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan dari instansi terkait.
– Memilih Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.
– Kelas yang diperbolehkan LPDP adalah Kelas reguler penuh waktu atau Kelas khusus kerjasama antara LPDP dan instansi lain.
– Memiliki IPK dan persyaratan bahasa sesuai dengan ketentuan.
– Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP.
– Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan (tidak lulus).
– Menulis personal statement yang mencerminkan kesadaran diri, proses pembelajaran, serta kesiapan pendaftar untuk melanjutkan studi.
– Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia.
– Menulis Proposal Penelitian bagi pendaftar program pendidikan doktor.
– Mengisi riwayat publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi pada aplikasi pendaftaran.
Cara Daftar Beasiswa LPDP 2026
Berikut cara daftar LPDP 2026 yang menjadi acuan pelamar:
– Buat akun di portal resmi LPDP.
– Klik tombol “Daftar” untuk membuat akun baru bagi yang belum pernah mendaftar.
– Aktivasi akun melalui tautan yang dikirim ke email terdaftar.
– Lengkapi data diri sesuai identitas kependudukan.
– Pilih jalur dan skema beasiswa yang sesuai.
– Unggah dokumen persyaratan yang telah ditentukan.
– Isi esai sesuai ketentuan masing-masing program.
– Submit pendaftaran secara online hingga selesai.
Demikian informasi seputar Beasiswa LPDP 2026. Bagi yang berminat mengikuti program ini, mumpung masih ada waktu, segeralah mendaftar. (gib)***











