Workshop Mewarnai di Kampung Ramadan Komunitas Gada Membaca, Kenalkan Literasi Visual kepada Anak-anak

WhatsApp Image 2026 03 07 at 16.32.23
Sebanyak 79 peserta mengikuti workshop dan mewarnai dengan pendamping Syarif Husein, pelukis yang tergabung dalam Komunitas Seni Lukis Galuh. Kegiatan ini berlangsung di lantai 2 Komunitas Gada Membaca, Winduraja, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Sabtu, 7 Maret 2026, (Foto: Dok. Komunitas Gada Membaca).

ZONALITERASI.ID – Sebanyak 79 peserta mengikuti workshop dan mewarnai dengan pendamping Syarif Husein, pelukis yang tergabung dalam Komunitas Seni Lukis Galuh. Kegiatan ini berlangsung di lantai 2 Komunitas Gada Membaca, Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Sabtu, 7 Maret 2026.

Saat memulai kegiatan workshop, Kang Syarief, sapaan Syarif Husein, mengenalkan jenis-jenis warna dasar untuk melukis.

Dia menjelaskan, kegiatan melukis ini bertujuan untuk mengedukasi dan melestarikan budaya seni rupa pada anak-anak sebagai penopang peradaban bangsa.

“Biasakanlah belajar melukis secara rutin sesuai minat mereka tanpa paksaan, bebas berekspresi, imajinatif, dan abstraksi dalam menggunakan media gambar,” ujarnya.

Kang Syarif juga menekankan pentingnya literasi bagi seorang pelukis, karena pengetahuan yang luas melalui membaca akan memperkaya wawasan, imajinasi, dan meningkatkan keterampilan teknis agar berkarya tidak kaku atau monoton dalam merespons obyek.

“Literasi dalam seni rupa, terutama literasi visual berfungsi meningkatkan kemampuan menganalisis, memaknai, dan mengapresiasi karya secara mendalam serta menjembatani pemahaman budaya menggabungkan literasi bahasa dengan seni rupa dan peka terhadap lingkungan sekitar,” tandasnya.

Kepala MIS Winduraja, Hari Rais Alqori, yang mendampingi siswanya mengikuti kegiatan workshop, menyampaikan apresiasi positif terhadap kegiatan melukis bersama Kang Syarief yang diselenggarakan panitia Kampung Ramadan Komunitas Gada Membaca 1447 H..

“Kegiatan ini memotivasi siswa sekaligus mengisi waktu bulan Ramadan dengan aktivitas yang bermanfaat, apalagi melukis merupakan salah satu pelajaran favorit di sekolah,” ucapnya.

Sementara guru PAUD RA Assalam, Kiki, memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan workshop ini.

Dia mengatakan, kegiatan ini membuat anak-anak dari PAUD yang berlokasi di Dusun Hayawang, Winduraja ini, senang, merasa terinspirasi, dan menjadi lebih kreatif.

“Saya pun merasa senang karena jadi tahu bagaimana mewarnai yang baik bagi anak-anak,” tuturnya.

Di akhir kegiatan workshop semua peserta melakukan photo bersama dengan menunjukkan hasil karyanya. (des)***