ZONALITERASI.ID – Peringatan Milad ke-62 Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Kota Banjar, Jawa Barat disambut dengan beragam kegiatan. Salah satunya melalui penerbitan dan peluncuran buku berjudul “Hikmah Kehidupan dalam Rahim Perjuangan” karya para aktivis Pengurus Cabang (PC) IMM Kota Banjar.
Peluncuran buku berlangsung di Univeritas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) kampus II, di Kota Banjar, pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Acara dihadiri puluhan kader dan Pengurus IMM, unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Banjar, dan para mahasiwa lainnya. Peluncuran buku ditandai dengan penyerahan buku secara simbolik dari Ketua PC IMM Kota Banjar, Wahid Almubarok kepada Ketua PDM Kota Banjar, H. Saifuddin, A.Ks., M.Kes..
Sebagai informasi, buku setebal 157 halaman ini merupakan karya kolaboratif 22 orang penulis yang diterbitkan oleh Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK).
Ketua PC IMM Kota Banjar, Wahid Almubarok, menuturkan, penerbitan buku ini tidak lepas dari kegelisahan para kader IMM mengamalkan jiwa humanis dengan bekal intelektual dan spiritual yang kuat.
“Ibaratnya, gagasan dalam buku ini merupakan hikmah yang kami pungut di sepanjang terjalnya jalan perjuangan yang dilalui kami di IMM,” ucapnya.
Pada kesempatan sama Ketua PDM Kota Banjar, Saifuddin, mengatakan, buku “Hikmah Kehidupan dalam Rahim Perjuangan” merupakan karya inspiratif yang menyentuh hati dan mencerahkan.
“Para penulis yang menampilkan karyanya dalam buku ini berhasil mengulas ragam pengalaman, perjuangan hidup dengan penuh hikmah, semangat, serta ketulusan dari beragam perspektif. Setiap halaman dipenuhi dengan refleksi mendalam dan kisah nyata yang mengajak kita untuk terus berjuang dan bersyukur,” ucap Saifuddin seraya menyarankan agar buku ini dibaca dan dijadikan rujukan para kader IMM, terutama di Kota Banjar.
Sementara Rektor UMTAS, Neni Nuraeni, M. Kep., NS. Sp. Kep. Mat. menyampaikan apresiasi positif dengan terbitnya buku ini. Menurutnya, setiap tulisan yang tersaji di dalam buku ini menggambarkan perjalanan pemikiran, nilai-nilai perjuangan, serta refleksi kehidupan yang lahir dari proses belajar, berdialektika, dan berorganisasi.
“Proses kaderisasi dalam IMM tidak hanya membentuk kapasitas intelektual mahasiswa, tetapi juga menumbuhkan kesadaran spiritual, kepedulian sosial, serta komitmen untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan umat dan bangsa,” tutur Neni.
Pendiri YRBK yang juga menjadi editor buku “Hikmah Kehidupan dalam Rahim Perjuangan”, Sofian Munawar, menyebutkan, 22 penulis buku ini yaitu Ali Ahmad Alfarisy, Alief Rohman Hakim, Ananda Agistira, Anisa Dwi Ardana, Bunga Auliya, Dina Natalia, Elkhotoun Dzatusy-syawkah, Farah Azzahra, Fariha Salma, dan Ghefira Nur Asyiah.
Selanjutnya, Hanhan Nurul Mustopa, Jelita Fahira Agrisa, Maylina Nurmeilawati, Meidi Sagita Putri, Muhamad Jabir, Muhammad Alfi Sidik, Muhammad Ramdan, Rosaliena Vallentina Setyawatie, Salwa Tsaniah Mujahidah, Syahrul Hidayat, Tsaniya Haq Rahmal Maula, dan Wahid Almubarok.
“Melalui penerbitan ini, literasi dan lestari menjadi dua kata kunci penting mengenai urgensi dokumentasi organisasi IMM,” ucap dosen UMTAS itu.
Acara peluncuran buku juga disinergikan dengan rangkaian kegiatan Ramadan lainnya, yakni Diskusi, Tasmi’ Al-Quran, dan Berbagi Takzil Gratis di lingkungan UMTAS Kampus II Banjar yang didukung oleh LazisMu Kota Banjar.
“Kegiatan yang dimotori kawula muda IMM ini merupakan aktualisasi semangat religiusitas, intelektualitas dan humanitas secara nyata,” kata Ketua Lazis-Mu Kota Banjar, Dedi Herdiana. (dody achadiyat)***











