ZONALITERASI.ID – Merespons isu penulisan sejarah ulang, mahasiswa Pendidikan Sejarah Angkatan 2025 Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar seminar nasional bertajuk Penulisan Ulang Sejarah Untuk Anak Bangsa (Pusaka) 2026, di Gedung Achmad Sanusi, Jalan Dr. Setiabudhi 229 Bandung, Senin, 6 April 2026. Seminar ini digelar dengan tema rewrite the past, shape the future.
Seminar Pusaka ini menghadirkan tiga orang sebagai pembicara utama, yaitu Prof. Dr. Wawan Darmawan, M. Hum. (Guru Besar Ilmu Kajian Buku Teks Sejarah).
Selanjutnya, pembicara kedua Dr. Wildan Insan Fauzi ( salah seorang yang terlibat dalam tim penulisan buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global) dan pembicara ketiga Panji Alireza, S. Pd, M.M.Pd. (Ketua MGMP Sejarah Kabupaten Bandung). Acara ini dipandu oleh dosen Pendidikan Sejarah UPI, Dimas Aldi Pangestu, M.Pd..
Ketua Pelaksana Pusaka 2026, Daffa Kurnia, mengatakan, acara tersebut digelar atas kepedulian mahasiswa Pendidikan Sejarah terhadap isu penulisan ulang sejarah serta kepedulian terhadap masa depan pendidikan sejarah.
“Kami percaya bahwa objektivitas dalam penulisan ulang sejarah adalah pondasi utama dalam membangun karakter bangsa yang kuat,” ujar Daffa.
Daffa berharap seminar nasional tersebut dapat menambah wawasan baru mengenai penulisan sejarah.
Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah (Himas) UPI, Abdullah Hasbi, mengatakan, acara tersebut merupakan dedikasi untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan keilmuan sejarah.
“Saya berharap dengan adanya kegiatan ini, kita bisa menambah wawasan,” ujarnya.
Acara ini turut dihadiri oleh para mahasiswa, baik internal UPI maupun kampus lain, siswa sekolah, guru-guru sejarah, dan orang-orang yang menaruh perhatian pada isu penulisan sejarah ulang. (nabil haqqillah)***











