ZONALITERASI.ID – Antusiasme masyarakat, anggota Komunitas Gada Membaca, serta para donatur dalam mendukung gerakan literasi terus tumbuh. Berbagai buku dengan jumlah dan ragam yang bervariasi telah disumbangkan kepada Komunitas Gada Membaca, Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, sebagai bentuk kepedulian terhadap budaya membaca dan berbagi pengetahuan.
Saat ini Komunitas Gada Membaca telah memiliki 2.732 anggota dari berbagai kalangan dan usia, mulai dari PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK, mahasiswa, ASN, hingga masyarakat umum. Dengan layanan yang diberikan secara gratis, keberadaan Gada Membaca menjadi ruang belajar bersama yang menyediakan akses bahan bacaan bagi masyarakat.
Salah satu warga yang turut mendukung gerakan ini adalah Aat, warga Desa Kawalimukti, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, yang menyumbangkan buku peninggalan almarhum ayahnya. Ia meyakini bahwa Komunitas Gada Membaca merupakan tempat yang tepat untuk menitipkan buku-buku tersebut karena memiliki kegiatan yang menginspirasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Alasan saya yakin Komunitas Gada Membaca sebagai tempat yang tepat karena kegiatannya sangat menginspirasi dan positif. Ini adalah perpustakaan di Kawali yang anggotanya berasal dari berbagai kalangan dan usia. Saya sangat setuju dengan adanya kegiatan donasi buku ini. Buku yang sudah berada di Gada Membaca akan lebih bermanfaat karena dapat dibaca oleh banyak orang, koleksinya semakin lengkap, dan menyumbangkannya menjadi amal jariyah,” ungkap Aat.
Dukungan terhadap gerakan berbagi buku juga datang dari Maman Suherman, penulis dan pegiat literasi yang selama ini aktif mengirimkan bantuan buku ke berbagai Taman Bacaan Masyarakat maupun perpustakaan di Indonesia, termasuk Komunitas Gada Membaca. Menurut Maman, berbagi buku bukan hanya tentang memberikan bahan bacaan, tetapi juga berbagi pengetahuan dan harapan.
“Berbagi buku itu, berbagi pengetahuan dan harapan akan kehidupan masa depan yang lebih bermakna,” ujarnya.
Sementara itu, Asep Saeful Rohman, akademisi Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, Fikom Universitas Padjadjaran (Unpad), menilai pelibatan masyarakat dalam penggalangan donasi maupun hibah buku merupakan langkah strategis dan inovatif dalam menumbuhkan partisipasi aktif masyarakat untuk membangun literasi.
Menurutnya, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat atau objek dalam pengembangan budaya literasi, tetapi juga dapat berperan sebagai subjek yang ikut memberikan manfaat bagi masyarakat lainnya.
“Inisiatif Gada Membaca dalam melibatkan warga masyarakat untuk mendonasikan buku yang mereka miliki merupakan langkah yang tepat. Dengan demikian, masyarakat akan merasa dihargai, dilibatkan, dan dapat hidup lebih bermanfaat bagi sesama. Mereka akan bangga ketika apa yang mampu mereka berikan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat lainnya, termasuk melalui berbagi buku maupun bahan bacaan lain yang masih layak dan memiliki nilai informasi serta pengetahuan,” jelas Asep.
Ia menambahkan, gerakan seperti ini penting dan perlu mendapat dukungan berbagai pihak, mengingat komunitas baca seperti Gada Membaca tidak memiliki anggaran yang tetap, sementara pengelolaannya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik melalui penyediaan bahan bacaan yang diminati masyarakat.
Ketua Komunitas Gada Membaca, Naufalia Qisthi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat, anggota komunitas, serta para donatur yang telah memberikan bantuan buku layak baca.
“Bantuan buku yang diberikan merupakan bentuk kepedulian dan kepercayaan masyarakat terhadap gerakan literasi di Gada Membaca. Setiap buku yang disumbangkan akan menjadi bagian dari perjalanan panjang dalam menghadirkan ruang belajar, menambah pengetahuan, serta memberikan manfaat bagi banyak orang. Semoga kebaikan para donatur menjadi amal jariyah dan terus menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat luas,” ujar Qisthi.
Bagi masyarakat yang ingin menyumbangkan buku bekas layak baca (non buku pelajaran sekolah), dapat dikirimkan ke Komunitas Gada Membaca, jalan Ciamis-Cirebon, Dusun Margajaya RT 02 RW 03, Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. ***











