Genjot Literasi dan Numerasi, 1.175 Mahasiswa UPI Ikuti Kampus Mengajar

Picture1 3
Direktur Direktorat Pendidikan UPI, Dr. rer.nat Asep Supriatna, M.Si (kiri)., saat memaparkan program Kampus Mengajar, (Foto: Humas UPI).

ZONALITERASI.ID – Sebanyak 1.175 mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) telah selesai mengikuti Program Kampus Mengajar angkatan ke-5 tahun 2022/2023. Mereka ditempatkan di SD dan SMP yang tersebar di seluruh Indonesia.

Jumlah mahasiswa UPI yang mengikuti Program Kampus Mengajar angkatan ke-5 ini merupakan peserta terbanyak dibandingkan angkatan-angkatan sebelumnya. Sementara dalam Program Kampus Mengajar angkatan ke-6 2023/2024 yang akan diberangkatkan pada bulan Agustus 2023 diikuti sebanyak 990 mahasiswa.

‚ÄúPada kampus mengajar ini, mahasiswa datang ke sekolah untuk membantu sekolah dalam mengembangkan program-program yang ada di sekolah serta mengenal lingkungan sekolah, termasuk masyarakat di seputar sekolah. Selain itu, seperti disebutkan dalam buku Panduan Kampus Mengajar, salah satu manfaat dari program ini yaitu, sekolah mendapatkan peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa,” ujar Direktur Direktorat Pendidikan UPI, Dr. rer.nat Asep Supriatna, M.Si., Jumat, 14 Juli 2023.

Asep menjelaskan, keterlibatan mahasiswa UPI dalam Program Kampus Mengajar merupakan langkah nyata dalam menjalin kolaborasi antara perguruan tinggi dan sektor pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

“UPI berkomitmen untuk terus mendukung program ini dan berharap dapat melahirkan generasi muda yang terampil, berwawasan luas, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” terangnya.

Asep berharap mahasiswa dapat mendaftar sebanyak banyaknya pada Program Kampus Mengajar ini. Dia pun mengimbau para mahasiswa yang mengikuti Program Kampus Mengajar lebih teliti dalam proses administrasi terutama dalam hal format dan materai.

“Bagi mahasiswa yang mengikuti MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) nantinya dapat menjadi guru profesional dalam bidangnya,” tandas Asep.

Diketahui, dalam buku Panduan Kampus Mengajar disebutkan, ada 5 manfaat dari program Kampus Mengajar. Ke-5 manfaat itu yakni:

1. Mahasiswa mendapatkan peningkatan kualitas lulusan dalam hal keterampilan (soft skill) dan karakter.

2. Dosen mendapatkan peningkatan kualitas jumlah keluaran berupa laporan kinerja yang dapat ditransaksikan kinerja kedalam bentuk Laporan Kinerja Dosen (LKD).

3. Perguruan tinggi dapat meningkatkan kualitas kurikulum dan pembelajaran pendidikan tinggi yang megimpplementasikan kelompok berbasis proyek (Team-Based Project), Case Method, dan penilaian yang terkait dalam pelakasanaan program Kampus Mengajar di SD dan SMP.

4. Perguruan tinggi dapat meningkatkan kemitraan dengan pihak-pihak terkait yang berperan dalam Program Kampus Mengajar.

5. Sekolah mendapatkan peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa. (des)***

 

Respon (43)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *