Jangan Sepelekan, Bermain bagi Anak Itu Penting

manfaat bermain permainan tradisional bagi anak 0
Ilustrasi anak tengah bermain, (Foto: Duniabelajaranak.id).

ZONALITERASI.ID – Jangan sepelekan bermain bagi anak. Sebab, bermain merupakan salah satu bentuk stimulasi yang diperlukan bagi anak-anak di bawah usia enam tahun agar maksimal pertumbuhannya.

“Bermain memberi kesempatan anak untuk bereksplorasi dan mengembangkan kemampuan yang kelak dibutuhkan dalam kehidupan di masa yang akan datang,” kata Psikolog Pendidikan dari Rumah Dandelion, Binky Paramita, M.Psi., dikutip dari Antara, Selasa, 3 Maret 2026.

Menurut Binky, dalam bermain, anak-anak sejatinya tengah berlatih memecahkan masalah ketika menghadapi kesulitan. Saat main dengan temannya, anak-anak suka diskusi kadang juga berdebat.

Selain itu, kala bermain, kemampuan sensor motorik, logika berpikir, dan rentang konsentrasi turut dilatih.

Binky mencontohkan, saat anak bermain lego maka itu bisa menjadi sarana melatih motorik halus. Saat anak berlarian maka saraf-saraf motorik kasar turut diolah.

“Bukan hanya itu, kecerdasan emosional melalui komunikasi dan interaksi bersama teman turut dilatih lewat situasi permainan,” kata Binky.

Sementara itu, pakar kesehatan anak sekaligus asisten pengajar pediatrik di Harvard Medical School, Claire McCarthy MD, menjelaskan, lebih dari satu juta sambungan saraf baru dibuat di otak dalam beberapa tahun pertama kehidupan. Membentuk koneksi saraf ini membuatnya lebih efisien.

“Proses-proses tersebut nantinya akan membangun otak dan membantu memandu bagaimana fungsinya selama sisa hidup anak itu,” tulis Claire, dalam publikasi Harvard Health.

Kata Claire, saat anak-anak diajak bermain, mereka bereaksi dan berinteraksi satu sama lain dengan cara yang penuh kasih.

“Blok otak yang sehat dan anak yang bahagia akan memiliki kesempatan lebih baik untuk tumbuh menjadi orang dewasa yang sehat, bahagia, kompeten, dan sukses,” ucapnya. (haf)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *