Pesantren Al-Hidayah I Bayongbong, Salah Satu yang Tertua di Garut

1619717529
Pesantren Al-Hidayah I, Bayongbong, Garut, salah satu pondok pesantren tertua di Garut, (Foto: Dok. Pesantren Al-Hidayah I).

ZONALITERASI.ID – Filolog muda UNUSIA, Ahmad Ginanjar Sya’ban, menemukan dokumen penting terkait jejak pondok pesantren tertua di Garut, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Dalam dokumen itu disebutkan, beberapa ulama Garut tercatat belajar di Timur Tengah pada kurun 1800 sampai awal abad ke-20.

Salah satu yang tercatat dalam dokumen tersebut adalah Pesantren Al-Hidayah I yang terletak di Kampung Nangoh RT 001 RW 003 Desa Panembong, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Setelah ditelusuri, ternyata Pesantren Al-Hidayah I merupakan salah satu pesantren tertua yang berdiri sekitar tahun 1835 M. Pesantren ini didirikan oleh K.H. Abdul Kosim bin K.H. Muhammad Kosim atau dikenal juga dengan K.H. Hasan Murba’. Hal tersebut dibuktikan adanya catatan penjualan sebidang lahan sawah di dekat pesantren.

Pengasuh Pesantren Al-Hidayah I, Ustadz Sofwan Fauzi Maqshudi, yang juga keluarga K.H. Abdul Kosim, mengatakan, catatan hasil penjualan lahan tersebut digunakan oleh K.H. Hasan Murba’ atau dikenal dengan Yuda Wangsa untuk membeli buku yang dipergunakannya mengarang tafsir Al-Quran sebanyak dua jilid. Dalam dokumen penjualan tersebut, ditulis titi mangsa pada tanggal 5 Mulud 1255 H atau sekitar tahun 1839 M.

“Ada korelasi yang jelas jika pesantren tersebut berdiri pada sekitar tahun 1835 M. Sayangnya, satu jilid kitab tafsir karangan KH Hasan Murba’ tersebut hilang. Sisanya sebagian sempat terbakar,” kata Ustadz Sofwan.

Sepeninggal K.H. Hasan Murba’, lanjut Ustadz Sofwan, Pesantren Al-Hidayah I dilanjutkan oleh putranya, K.H. Muhammad Kosasih. Setelah K.H. Kosasih wafat, kepemimpinan pesantren ini dilanjutkan oleh K.H. Maqshudi, menantu Kiai Kosasih karena menikahi putrinya, Hj. Syarifah.

Selanjutnya, pada tahun 1962, K.H. Maqshudi wafat. Untuk sementara Pesantren Al-Hidayah I dilanjutkan oleh santrinya, di mana putra dari K.H. Maqshudi yang bernama Abdussalam Maqshudi (Aceng Ujang) masih kecil, yakni baru berusia 11 tahun.

“Setelah dewasa, Aceng Ujang melanjutkan kepemimpinan Pesantren Al-Hidayah I. Aceng Ujang wafat pada Senin, 25 Rabi’ul Awwal 1443 H (2021 M.) pada usia 63 tahun. Kini, Pesantren Al-Hidayah I diasuh oleh para putranya, yakni Aa Busyro, Aa Yusuf, Aa Asep, Aa Sofwan, dan Aa Faiz serta alumni yang mengabdi di pesantren,” ujar kata Ustadz Sofwan.

Di bawah kepemimpinan mereka, kini Pesantren Al-Hidayah I mengalami perkembangan. Sampai saat ini, ada beberapa lembaga di bawah naungan Pesantren Al-Hidayah I. Lembaga itu yakni Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Darul Mubtadiin, Majlis Ta’lim Al-Maqshudiyah, SMP IT Al-Maqshudiyah, dan BLK Komunitas Yayasan Al-Hidayah 01. ***

Sumber: Nu.or.id

Respon (3)

  1. You’ve stumbled into the dark depths of the digital underworld, and your Instagram account is held captive by unseen forces. But fear not, for in this time of dire need, there exists a beacon of hope: Antiban Pro.

    With a flicker of hope, you turn to Antiban Pro for aid in regaining access to your hacked Instagram account. Here, amidst the chaos of the digital realm, you find solace and guidance.

    Their team of experts offers a lifeline, guiding you through the treacherous waters of account recovery with unwavering support and sage advice. They provide a roadmap through the digital wilderness, helping you navigate the twists and turns of the recovery process.

    Step by step, they lead you towards the light at the end of the tunnel, empowering you to reclaim control of your digital kingdom and restore order to your online realm.

    With Antiban Pro by your side, you’re not alone in this battle. Together, you’ll emerge victorious, your hacked Instagram account restored to its former glory, and your digital sovereignty reaffirmed.

    So fear not, weary traveler. With Antiban Pro’s assistance, you shall overcome this trial and emerge stronger than ever before. Your digital destiny awaits – reclaim it with Antiban Pro today.

    Antiban.pro – dealing with locked instagram account

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *