ZONALITERASI.ID – Gerakan literasi di Kota Banjar Jawa Barat terus menggeliat dan menunjukkan peningkatan secara signifikan. Kesimpulan itu antara lain mengemuka dalam acara Seminar Publik Peningkatan Kapasitas Pegiat Literasi yang diadakan oleh Ruang Baca Komunitas (RBK). Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 28 Oktober 2025 bertempat di Aula STIT Muhammadiyah Banjar ini didukung penuh oleh Badan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.
Dalam sambutan pembukanya, Sekretaris RBK, Ivan Mahendrawanto, menjelaskan, kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya yakni Lokakarya Penulisan Kreatif Peningkatan Kapasitas Pegiat Literasi.
“Alhamdulillah dari kegiatan itu sudah terhimpun buku antologi pegiat literasi dengan judul Kawula Muda Menatap Indonesia yang hari ini akan diluncurkan dan dibedah dalam seminar publik,” jelas Ivan.
Acara seminar publik dan peluncuran buku dihadiri perwakilan Camat Banjar, unsur pimpinan kampus STIT Muhammadiyah Banjar, Dinas Perpustakaan, para pustakawan desa dan kelurahan, Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM), komunitas literasi kampus, pesantren serta komunitas literasi sekolah. Adapun yang menjadi narasumber seminar adalah Dr. (HC) Aan Alamsyah, S.Pd., S.T., M.Pd.I (dosen STIT Muhammadiyah Banjar); Alfi Mauluddin, S.T., M.M. (Direktur Desa Bahasa Banjar); dan Sofian Munawar (pendiri Ruang Baca Komunitas). Seminar dipandu moderator Putri Sri Jayanti, guru SMAN 3 Banjar.
Narasumber seminar, dosen STIT Muhammadiyah Banjar, Aan Alamsyah, menjelaskan, tema seputar ekosistem kepenulisan baik di kalangan kampus maupun di kalangan masyarakat umumnya.
Narasumber lainnya, Direktur Desa Bahasa Banjar, Alfi Mauluddin, menuturkan soal kreasi dan inovasi bagi para pegiat literasi terutama dengan mengambil komparasi pada budaya negara-negara maju seperti Jepang, Australia dan Eropa.
Sementara pendiri Ruang Baca Komunitas, Sofian Munawar, memprovokasi para kawula muda untuk terus berkarya dan terus bersemangat dalam kegiatan literasi.
Peluncuran Buku
Bagian penting dari rangkaian kegiatan ini adalah peluncuran buku antologi pegiat literasi dengan judul Kawula Muda Menatap Indonesia yang ditulis oleh 32 pegiat literasi.
Ketua Yayasan Ruang Baca Komunitas, Siti Maroah, menyebutkan, buku ini merupakan buku ke-92 yang dihasilkan YRBK bersama komunitas pegiat literasi di Kota Banjar.
“Alhamdulillah berkat dukungan semua pihak, terutama dari Badan Bahasa Kemendikdasmen, buku ini dapat terbit dan diluncurkan sesuai target yang diharapkan, yakni bertepatan pada momentum hari Sumpah Pemuda,” ucapnya.
“Diharapkan kehadiran buku ini dapat menjadi kado spesial di hari Sumpah Pemuda. Kado dari kawula muda untuk Indonesia dan lebih penting lagi ini dapat menjadi penanda bahwa semangat dan gerakan literasi di Kota Banjar tidak akan pernah pudar,” tambahnya.
Acara juga dimeriahkan dengan pentas kreasi seni dari para mahasiswa STIT Muhammadiyah Banjar serta penampilan puisi spesial tema Sumpah Pemuda. Puisi refleksi berjudul “Mana Sumpahmu” karya Sofian Munawar dibacakan secara parade oleh Clara Alessia Adinata dan Refanatha Adialine Athifa Sutadi. Keduanya adalah Juara Lomba Baca Puisi dan Juara Lomba Story Ttelling, serta keduanya juga merupakan kontributor Penulis buku Kawula Muda Menatap Indonesia: Inspirasi Pegiat Literasi untuk Negeri. (dac)***





