Teliti Disabilitas, Siswi Ini Dapat Anugerah Tokoh Anak Inspiratif KPAI

1689911736
KPAI memberi penghargaan kepada siswi MAN 4 Jakarta, Ayla Zahara Nibras. Dia dinobatkan sebagai Tokoh Anak Inspiratif, (Foto: Kemenag).

ZONALITERASI.ID – Komisi Perlindungan Anak (KPAI) memberi penghargaan kepada siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Jakarta, Ayla Zahara Nibras. Dia dinobatkan sebagai Tokoh Anak Inspiratif.

Ayla menerima penghargaan Anugerah KPAI yang diselenggarakan di Studio Metro TV Jakarta, pada Kamis, 20 Juli 2023.

Siswa kelas XI-6 MAN 4 Jakarta ini mendapat penghargaan berkat penelitian yang berjudul “Edista: Mental Health Checking for Disability Student in Madrasah”. Dia melakukan penelitian tersebut bersama rekannya Naila Anindya.

Dalam penelitian itu, Ayla bersama Naila mengungkap upaya untuk membantu siswa berkebutuhan khusus mendapatkan akses sosial di lingkungan belajar mereka.

“Ini penting, karena penyandang disabilitas juga berhak mendapatkan pendidikan sebagaimana anak-anak pada umumnya,” ungkap Ayla usai menerima penghargaan di Jakarta, Kamis, 20 Juli 2023, dilansir dari laman Kemenag.

Putri pasangan Lukman Hakim Eka Wijaya dan Yusi Damayanti ini bersyukur hasil penelitiannya diapresiasi oleh KPAI.

“Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan KPAI kepada saya. Semoga apa yang telah saya lakukan berguna untuk semua, khususnya teman-teman siswa berkebutuhan khusus,” ujar Ayla.

Sebelumnya, pada Juni 2023, Ayla juga berhasil memenangkan International Invention Competition for Young Moslem Scientists (IICYMS) 2023 yang diselenggarakan oleh di UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Indonesian Young Scientist Association (IYSA).

Kepala MAN 4 Jakarta Wido Prayoga merasa bangga dengan prestasi yang dicapai Ayla.

Menurutnya, penelitian yang dihasilkan Ayla dapat memberi kontribusi terhadap program madrasah inklusi yang dimiliki Kementerian Agama. Ini merupakan program untuk menyediakan serta melayani pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Penyediaan akses bagi anak berkebutuhan khusus merupakan bagian dari kewajiban konstitusional Kemenag untuk menyediakan akses pendidikan Islam yang merata bagi semua pihak,” tandasnya.

Apresiasi dari KPAI

Diketahui, Anugerah KPAI merupakan bentuk apresiasi terhadap komitmen dan inovasi Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD), Organisasi Profesi, Aparat Penegak Hukum, kelompok masyarakat dan perorangan yang telah berkontribusi aktif terkait perlindungan anak.

Selain kategori Tokoh Anak Inspiratif, KPAI juga memberikan penghargaan kepada Provinsi, Kabupaten, Kota yang memiliki komitmen terhadap perlindungan anak berbasis Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Pelaporan Perlindungan Anak (SIMEP PA).

Selanjutnya, kategori penghargaan untuk Forum Anak Daerah, Tenaga Profesi, Tokoh Inspiratif, Lembaga Masyarakat, dan Institusi Penegak Hukum yang komitmen dan kepedulian dalam penyelenggaraan perlindungan anak berbasis Non SIMEP PA.

Saat memberi penghargaan kepada penerima Anugerah KPAI, Ketua KPAI, Ai Maryati Solihah, menuturkan, budaya perlindungan anak tentu banyak tantangan, namun bagi KPAI hal tersebut menjadi energi terbesar untuk mengubah tantangan menjadi peluang dalam menghasilkan terobosan baru sebagai upaya pemajuan perlindungan anak di Indonesia.

“Indonesia perlu memperkuat peran KPAI dalam upaya perlindungan anak seperti penanganan stunting, pelecehan seksual, penrikahan dini dan lainnya. Selain itu, pemerintah juga perlu meningkatkan kesadaran masyarakat terkait hak anak dengan mengoptimalkan digital untuk edukasi publik,” ucapnya. (haf)***

 

Respon (88)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *