TNI Gadungan Tipu Pedagang Telur di Pamulihan Sumedang, Rugi Jutaan Rupiah

01bb9851 c7d3 4d0a 9703 89ce585df43c
Dandim 0610/Sumedang, Letkol Arh. Kusuma Ardianto, (Foto: Dadan Burhan/Zonaliterasi.id).

ZONALITERASI.ID – Seorang pria berseragam TNI yang melakukan aksi modus penipuan di wilayah Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat dipastikan bukan merupakan anggota resmi alias gadungan.

Akibat modus penipuan yang dilakukan TNI gadungan itu, korban, pedagang telur di Pamulihan, mengalami kerugian karena sekira 250 kilogram telur senilai Rp7,29 juta raib.

Dandim 0610/Sumedang, Letkol Arh. Kusuma Ardianto, mengatakan, dalam peristiwa penipuan yang terjadi pada 14 April 2026 itu, pelaku mengenakan seragam TNI dan terhadap korbannya mengaku sebagai personel Komando Daerah Militer (Kodam) III/Siliwangi.

“Pria berseragam TNI yang menipu penjual telur di Pamulihan itu bukanlah anggota resmi, melainkan hanya mengaku-ngaku saja alias gadungan,” kata Letkol Arh. Kusuma, di Kodim 0610/Sumedang, Senin, 20 April 2026.

Sebagai informasi kejadian ini mencuat dari unggahan akun X @papua_muslim95 yang menceritakan kronologi aksi penipuan oleh seorang pria berseragam TNI tersebut.

Dalam unggahan itu disebutkan, pelaku datang dengan modus membeli telur dalam jumlah besar dan berjanji akan melakukan pembayaran setelah barang sampai di Kecamatan Pamulihan.

Barang kemudian diantar sesuai kesepakatan. Namun, sesampainya di lokasi, pelaku justru kembali memindahkan telur ke dalam mobil pribadinya, yakni sebuah Honda CR-V berwarna putih dengan nomor polisi yang diduga palsu.

Pelaku juga sempat mengelabui pegawai kecamatan dengan alasan akan menggelar bazar sembako. Sementara korban diminta menuju Bank BRI Unit Cimanggung, untuk menemui seseorang yang disebut sebagai istri pelaku.

“Korban mengaku sudah rugi sebesar Rp7 juta. Maka dari itu, dengan adanya tindak penipuan ini dengan mengatasnamakan TNI, saya meyakini bahwa (pelaku) itu adalah TNI gadungan,” ujar Letkol Arh. Kusuma.

Letkol Arh. Kusuma berpesan, jika masyarakat melihat seseorang mengenakan atribut TNI yang tidak sesuai, maka dapat melapor ke Polsek atau Koramil setempat.

“Terlebih lagi dengan adanya tindakan penipuan yang dilakukan pelaku saat ini, apabila melihat, silahkan bisa melaporkan kepada Polsek atau Koramil,” pungkas Letkol Arh. Kusuma. (Dadan Burhan)***