150 Siswa Ikuti Pendidikan Karakter Pancawaluya di Mako TNI Cilandak, Ini Pesan Kadisdik Jabar

attachment 1779182490812 1
Sebanyak 150 siswa dari berbagai daerah di Jawa Barat akan mengikuti Pendidikan Karakter Pancawaluya di Mako TNI Cilandak selama 14 hari, (Foto: Disdik Jabar).

ZONALITERASI.ID – Sebanyak 150 siswa dari berbagai daerah di Jawa Barat mengikuti Pendidikan Karakter Pancawaluya di Markas Komando (Mako) TNI Cilandak selama 14 hari, mulai 19 Mei 2026.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Purwanto, berpesan agar para peserta memanfaatkan program tersebut sebagai ruang pembentukan disiplin, tanggung jawab, dan karakter.

“Selama 14 hari di sana, kalian akan mendapatkan pengalaman, pendidikan, dan cara hidup yang baru. Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi, kalian akan diatur oleh tentara,” ujar Purwanto, di Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung, Selasa, 19 Mei 2026.

Ke-150 siswa tersebut berasal dari Kabupaten Bandung sebanyak 11 orang, Kabupaten Bandung Barat (1), Kabupaten Karawang (4), Kabupaten Purwakarta (17), Kota Bandung (104), Kota Bekasi (1), dan Kota Cimahi sebanyak 12 orang.

Purwanto menjelaskan, para siswa akan dibiasakan hidup disiplin dan beradaptasi dengan lingkungan baru.

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi para siswa dalam membangun mental dan tanggung jawab untuk masa depan.

Program tersebut, lanjutnya, dilaksanakan melalui kerja sama antara sekolah dan orang tua demi membentuk kebiasaan positif bagi para siswa.

“Kalian di sana untuk mendapatkan pengalaman baru. Nanti bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah seperti Karawang, Purwakarta, Cimahi, Bandung, dan lainnya. Kalian akan menjadi saudara dan dididik bersama-sama,” kata Purwanto.

Purwanto berharap, para siswa dapat kembali dengan perubahan sikap yang lebih baik setelah mengikuti Pendidikan Karakter Pancawaluya.

“Pulang dari sana harus ada perubahan. Harus lebih disiplin, tahu mana yang baik dan buruk, mana yang harus dilakukan, dan mana yang tidak boleh dilakukan,” tegasnya.

Purwanto mengingatkan para siswa agar menjaga kepercayaan orang tua yang telah mendukung mereka mengikuti program tersebut.

Kata dia, perhatian dan kasih sayang orang tua menjadi hal yang harus dihargai oleh setiap siswa.

“Jangan sia-siakan cinta orang tua kalian. Jaga nama baik orang tua, nama baik diri sendiri, dan nama baik Provinsi Jawa Barat,” pesannya.

Purwanto menegaskan, program tersebut sepenuhnya dibiayai pemerintah sebagai bentuk investasi pendidikan karakter bagi generasi muda Jawa Barat. Karena itu, para siswa diminta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh agar memberikan dampak positif bagi kehidupan mereka ke depan. (des)***