ZONALITERASI.ID – Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, akan menghadirkan duel sengit antara Persib vs Persita Tangerang pada pertandingan pekan ke-22 Super League 2025/2026, Minggu, 22 Februari 2026, pukul 20.30 WIB.
Maung Bandung menatap laga ini dengan motivasi ganda. Selain mengobati luka usai terhenti di babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2), tim asuhan Bojan Hodak mengusung misi revans setelah takluk 1-2 dari Pendekar Cisadane pada putaran pertama lalu.
Untuk merealisasikan target tersebut, Hodak meminta para pemainnya untuk mewaspadai kedisiplinan lawan yang menurutnya sangat terorganisir. Meski secara produktivitas gol tidak terlalu mencolok, pertahanan Persita dinilai sangat rapat.
“Persita adalah tim yang bagus dan sangat terorganisir. Mereka tidak banyak kebobolan, tapi juga tidak banyak mencetak gol. Mereka sangat kompak dan berbahaya dalam menunggu kesalahan lawan untuk melakukan serangan balik cepat,” ujar Hodak dalam sesi konferensi pers, dikutip dari laman resmi Persib. Minggu, 22 Februari 2026.
“Namun, di hadapan Bobotoh adalah keuntungan besar. Kami bermain di rumah sendiri. Di GBLA, kami selalu mengincar hasil positif untuk menjaga posisi di puncak klasemen,” tambahnya.
Terkait kondisi pemain, pelatih asal Kroasia ini mengonfirmasi, Marc Klok dan Julio Cesar masih belum siap untuk diturunkan karena cedera. Klok sudah mulai berlatih bersama tim, tetapi belum dalam kondisi bugar untuk pertandingan. Sementara Julio masih menjalani latihan individu.
Meski harus menjalani jadwal padat di bulan Ramadan, Hodak tetap optimis. Dia menekankan bahwa kedalaman skuad musim ini jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu untuk menghadapi situasi seperti sekarang.
“Kami memiliki 22 pemain yang siap. Siapapun yang bermain harus memberikan segalanya untuk menang. Bermain di kandang sendiri, kami selalu mengharapkan hasil positif,” pungkasnya.
Kapten Persib, Federico Barba, menegaskan, mentalitas para pemain tetap membara untuk menyapu bersih sisa pertandingan musim ini, tak kecuali lawan Persita.
“Perjuangan di AFC sudah selesai dan sekarang kami mencoba mengambil hal-hal positif dari sana. Kami akan terus mencoba sampai akhir. Ini sangat penting karena kami ingin memenangkan semua pertandingan, dan itu harus menjadi mentalitas kami hingga akhir musim,” tandas Barba.
Sementara itu, pelatih Persita, Carlos Pena, mengatakan, timnya tidak gentar dengan rekor kandang mentereng Persib musim ini.
“Persiapan kami berjalan bagus, hampir semua pemain siap untuk pertandingan ini. Kami sangat termotivasi melawan juara bertahan di stadion yang atmosfernya luar biasa,” ujar Carlos Pena.
Pena menyadari Persib telah berevolusi menjadi tim yang jauh lebih kuat dibanding pertemuan pertama, namun ia tetap membidik poin penuh.
“Persib saat ini sangat berbeda dan sudah banyak berubah sepanjang musim. Memang kami menang di pertemuan pertama, tapi besok adalah tantangan baru dan kami datang untuk meraih tiga poin lagi,” tegas pelatih asal Spanyol itu. ***











