Anggota DPR Maman Imanulhaq: Kami Tengah Lobi Arab Saudi Soal Haji dan Umroh

WhatsApp Image 2026 03 29 at 07.16.31
Anggota DPR RI Fraksi PKB, Maman Imanulhaq, (Foto: Herik Diana).

ZONALITERASI.ID Tiap tahun menyelenggarakan Lebaran Ketupat di komplek Pondok Pesantren Al-Mizan, Ciborelang Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka merupakan konsistensi tradisi budaya yang perlu dijadikan contoh.

Ribuan jemaah yang berasal dari berbagai wilayah tumpah ruah pada
Sabtu, 28 Maret 2026. Jemaah mulai berdatangan sejak pukul 06.00 WIB. Dalam momentum silaturahmi tersebut, pengasuh Ponpes Al-Mizan, Maman Imanulhaq, mengajak umat muslim untuk banyak berdzikir dan meningkatkan ketaqwaan.

Anggota DPR RI Fraksi PKB itu mengatakan soal potensi krisis energi global yang akan berdampak cukup serius pada perekonomian nasional, juga pada pemberangkatan haji dan umroh.

“Penutupan jalur strategis seperti Selat Hormuz oleh konflik kawasan berpotensi mengganggu pasokan energi dunia. Ini dapat menyebabkan kelangkaan BBM, kenaikan harga-harga dan memperparah defisit APBN kita. Juga berimbas pada soal haji dan umrah,” ujarnya.

Soal pemberangkatan haji tahun 2026 ini, pihaknya bersama para anggota DPR akan melakukan koordinasi dengan Arab Saudi dalam waktu dekat. Ketidakpastian pelaksanaan ibadah haji di tengah situasi global ini, kemungkinan pembatasan bahkan pembatalan keberangkatan jemaah calon haji Indonesia bisa saja tidak terlaksana.

“Kita sedang menjajaki komunikasi dengan pemerintah Arab Saudi agar tetap ada solusi terbaik bagi jemaah calon haji Indonesia,” ungkapnya.

Maman mengajak masyarakat Indonesia untuk tetap menjaga optimisme, memperkuat persatuan, serta menerapkan pola hidup hemat.

“Saatnya kita bersatu, tidak saling menyalahkan, dan mulai mengatur pengeluaran secara bijak,” tegasnya.

Maman menekankan pentingnya komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat. Menurutnya, silaturahmi seperti kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk menyerap aspirasi publik secara langsung.

Ketua Panitia kegiatan, yang juga anggota DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKB, Ade Duryawan, mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin untuk mempererat hubungan antara masyarakat dan para pemangku kebijakan.

“Silaturahmi ini penting agar aspirasi masyarakat bisa langsung disampaikan dan dipahami oleh anggota DPR,” ujarnya.

Ade menyatakan dukungannya terhadap penerapan Work From Home (WFH) yang diinstruksikan pemerintah pusat. Menurutnya, langkah ini efektif selama produktivitas dan pelayanan publik tetap terjaga.

“WFH itu bagian dari efisiensi, tapi pelayanan tidak boleh terganggu. Bahkan di Majalengka, Bupati sudah menetapkan satu hari WFH,” jelasnya.

Lebaran Ketupat ini tidak hanya menjadi ajang ibadah dan dzikir, namun, sebagai ruang refleksi bersama menghadapi tantangan nasional dan perubahan global yang tak menentu. Lebaran Ketupat di Ponpes Al-Mizan Jatiwangi yang telah konsisten selama 22 tahun ini akan terus berlangsung pada tahun tahun berikutnya. (Herik Diana)***