Menghimpun yang Terserak, Alumni Fakultas Sains dan Teknologi UIN Bandung Bangun Kolaborasi untuk Masa Depan

WhatsApp Image 2026 07 04 at 18.34.42
Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Reuni Akbar 20 Tahun di Gedung Anwar Musaddad, Sabtu, 4 Juli 2026, (Foto: UIN Bandung).

ZONALITERASI.ID – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Reuni Akbar 20 Tahun di Gedung Anwar Musaddad, Sabtu, 4 Juli 2026.

Mengusung tema “Menghimpun yang Terserak, Membangun Kolaborasi Berdampak”, kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-20 FST ini mempertemukan ratusan alumni lintas angkatan untuk mempererat silaturahmi, memperkuat jejaring, kolaborasi, dan kontribusi alumni bagi kemajuan almamater.

Acara dihadiri Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Ikatan Alumni (PP IKA) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. Iwan Setiawan, S.Ag., M.Pd., M.E.Sy., mewakili Ketua Umum PP IKA, Cucu Sutara, yang berhalangan hadir karena menghadiri agenda di Jakarta yang tidak dapat ditinggalkan, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Prof. Dr. Hj. Hasniah Aliah, M.Si., para wakil dekan, Ketua dan Sekretaris Jurusan, dosen, pengurus IKA jurusan, organisasi kemahasiswaan, serta alumni dari berbagai daerah.

Ketua Ikatan Alumni (IKA) Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Dian Nuraiman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh alumni yang telah memenuhi undangan dan kembali ke kampus.

“Reuni Akbar bukan sekadar ajang temu kangen, tetapi menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-20 FST sekaligus momentum menghimpun kembali potensi alumni untuk berkontribusi bagi almamater,” jelasnya.

Sebagai alumni angkatan pertama Jurusan Matematika tahun 2006, Dian mengenang perjalanan awal FST yang penuh keterbatasan. “Saat itu fakultas belum memiliki gedung sendiri sehingga aktivitas perkuliahan berlangsung berpindah-pindah, mulai dari ruang kuliah di Gedung Al-Jami’ah lantai enam yang disekat, memanfaatkan ruang fakultas lain, hingga Masjid Ikomah,” kenangnya.

Perkuliahan pernah berlangsung di Aula Al-Jawami, Kampus Al-Jawami, dan Gedung Pascasarjana sebelum akhirnya menempati gedung Fakultas Sains dan Teknologi saat ini.

Menurutnya, keterbatasan dosen dan fasilitas pada masa-masa awal tidak pernah menyurutkan semangat mahasiswa untuk belajar.

“Justru pengalaman itu menjadi bagian dari sejarah yang membentuk karakter dan kekompakan alumni FST hingga sekarang,” jelasnya.

Dian melaporkan bahwa selama 20 tahun FST telah meluluskan 4.822 alumni, terdiri atas 1.365 alumni Teknik Informatika, 765 Biologi, 611 Kimia, 593 Matematika, 592 Agroteknologi, 553 Teknik Elektro, dan 399 Fisika. Kini FST memiliki Program Studi Teknik Lingkungan dan Program Magister Informatika yang akan memperkuat pengembangan akademik di masa mendatang.

“Antusiasme alumni pada Reuni Akbar sangat tinggi. Sebanyak 585 alumni mendaftarkan diri, dan bersama pasangan jumlah peserta mencapai sekitar 783 orang. Alumni yang hadir berasal dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri,” bebernya.

Mengenai tema “Menghimpun yang Terserak, Membangun Kolaborasi Berdampak”, Dian menjelaskan bahwa IKA FST berkomitmen menjadi organisasi alumni yang kolaboratif, inovatif, dan berdampak. IKA FST menghimpun alumni lintas jurusan untuk memperkuat jejaring profesional, memperluas peluang karier, dan mempertemukan potensi alumni dengan kebutuhan almamater.

Visi itu diwujudkan melalui penguatan jejaring alumni lintas angkatan dan jurusan sebagai ruang berbagi informasi, peluang, pengalaman, dan dukungan.

IKA FST mendorong kontribusi alumni dalam pengembangan fakultas, universitas, dan masyarakat, menghadirkan program peningkatan kompetensi yang selaras dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi, serta menjadi penghubung strategis antara alumni, mahasiswa, dunia usaha, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan.

“Mari kita bangun ikatan alumni yang transformatif dan kolaboratif sebagai jembatan inovasi demi masa depan bangsa,” tegasnya.

Dian menyampaikan apresiasi kepada Steering Committee, Organizing Committee, seluruh panitia, pimpinan fakultas, para sponsor dari kalangan alumni, serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya Reuni Akbar.

“Peluncuran Portal Alumni FST, sebuah basis data terpadu yang akan menghimpun informasi alumni, mulai dari riwayat pendidikan, profesi, hingga bidang usaha. Portal ini diharapkan menjadi media untuk memperkuat komunikasi, memperluas jejaring profesional, membuka peluang kolaborasi, serta mendukung berbagai program pengembangan alumni dan fakultas,” tuturnya.

Mewakili Ketua Umum PP IKA UIN Sunan Gunung Djati Bandung Cucu Sutara, Iwan Setiawan menyampaikan salam sekaligus permohonan maaf karena Ketua Umum tidak dapat hadir akibat agenda di Jakarta yang tidak dapat diwakilkan.

“Atas nama PP IKA UIN menyambut baik penyelenggaraan Reuni Akbar FST yang dinilai mampu mempererat silaturahmi dan membangun kontribusi nyata alumni bagi almamater,” jelasnya.

Menurutnya tema “Menghimpun yang Terserak, Membangun Kolaborasi Berdampak” sangat relevan dengan peran alumni saat ini. Kehadiran para alumni yang kembali ke kampus, disertai dukungan sponsor dari kalangan alumni, menunjukkan besarnya kepedulian dan komitmen untuk ikut memajukan Fakultas Sains dan Teknologi maupun UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

“Alumni tidak cukup hanya berkumpul untuk bernostalgia, tetapi harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi program studi, fakultas, universitas, bahkan masyarakat. Apa yang ditunjukkan IKA FST hari ini sangat luar biasa,” ujarnya.

Pihak PP IKA UIN Sunan Gunung Djati Bandung sangat mengapresiasi berbagai program yang telah dirancang IKA FST sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-20, termasuk penguatan organisasi alumni, peluncuran Portal Alumni, hingga rencana pengabdian kepada masyarakat.

“PP IKA UIN siap memberikan dukungan terhadap berbagai langkah strategis yang dilakukan IKA FST bersama pimpinan fakultas,” tandasnya.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Hasniah Aliah, menegaskan bahwa Reuni Akbar menjadi momentum istimewa untuk mempererat silaturahmi, memperkuat jejaring, dan meneguhkan kembali ikatan sebagai keluarga besar FST.

“Hari ini kita berkumpul bukan sekadar untuk bernostalgia atau melepas rindu. Reuni ini adalah momentum mempererat kembali silaturahmi, memperkuat jejaring, dan meneguhkan kembali ikatan kita sebagai satu keluarga besar Fakultas Sains dan Teknologi. Meskipun berasal dari angkatan dan profesi yang berbeda, kita memiliki satu almamater yang sama. Dari sinilah semangat untuk terus berkolaborasi dan berkontribusi bagi kemajuan FST kita bangun bersama,” ungkapnya.

Lahirnya FST tidak terlepas dari transformasi IAIN menjadi UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada 2005. Setahun kemudian, FST resmi berdiri dengan empat program studi, 230 mahasiswa, dan 19 dosen. Dua dekade kemudian, FST berkembang menjadi sembilan program studi, yakni Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Teknik Informatika, Agroteknologi, Teknik Elektro, Teknik Lingkungan, dan Program Magister Informatika, dengan sekitar 3.800 mahasiswa yang didukung 109 dosen.

Menurutnya, perkembangan tersebut merupakan hasil estafet kepemimpinan seluruh dekan beserta dedikasi dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni yang bersama-sama membangun FST menjadi fakultas yang unggul.

Dalam lima tahun terakhir, FST berhasil meraih 548 prestasi mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional. Sebanyak enam dari tujuh program studi awal juga telah memperoleh akreditasi Unggul sebagai bukti komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan.

Di bidang riset dan inovasi, FST menghasilkan 289 publikasi internasional dan 23 paten dari total 25 paten yang dimiliki UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

“Kontribusi tersebut mengantarkan UIN Sunan Gunung Djati Bandung menjadi PTKIN dengan jumlah paten terbanyak di Indonesia,” paparnya.

Mengenai penguatan akademik, Hasniah menuturkan, FST terus bertransformasi melalui pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

“Sejak 2021 FST menjadi pilot project pembangunan Zona Integritas dan dalam tiga tahun terakhir menjadi satu-satunya fakultas di lingkungan PTKIN yang berhasil mencapai tahap penilaian nasional Kementerian PANRB,” ujarnya.

“Untuk meningkatkan pelayanan kepada alumni, FST menghadirkan layanan digital PLIS yang kini bertransformasi menjadi Sipandu. Alumni dapat mengakses layanan legalisasi ijazah dan administrasi lainnya secara lebih mudah, cepat, dan transparan,” tuturnya.

Pada Reuni Akbar ini, FST menyerahkan pengelolaan program PUTRI (Pinjaman UKT Tanpa Riba) kepada IKA FST. Program yang lahir dari kepedulian dosen, tenaga kependidikan, dan alumni terhadap mahasiswa yang mengalami kesulitan membayar UKT tersebut telah berjalan selama delapan semester dan membantu 194 mahasiswa dengan total manfaat mencapai Rp690 juta. “Penyerahan ini menjadi simbol bahwa pembangunan FST merupakan tanggung jawab bersama antara fakultas dan alumni sebagai mitra strategis,” sambungnya.

Para alumni diperkenalkan dengan berbagai wajah baru FST, mulai dari laboratorium, ruang baca, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), fasilitas disabilitas, student corner, ruang laktasi, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya yang terus dikembangkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, inklusif, dan berkualitas.

Menutup sambutannya, Hasniah menegaskan bahwa alumni merupakan representasi kualitas dan mutu FST di tengah masyarakat. Karena itu, mengajak seluruh alumni untuk terus menjaga silaturahmi, memperkuat sinergi, serta memberikan kontribusi nyata bagi almamater.

“Alumni adalah representasi mutu FST di masyarakat. Teruslah berkarya, bersinergi, dan membawa nama baik almamater,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Dekan meluncurkan Portal Alumni Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Sains dan Teknologi (IKA-FST) UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Portal www.ikafst.uinsgd.ac.id ini dirancang untuk mendata, memetakan, menjadi wadah kolaborasi alumni melalui berbagai fitur yang terintegrasi.

“Portal Alumni IKA-FST bukan sekadar direktori alumni, melainkan sebuah platform terintegrasi yang mendukung jejaring, pengembangan karier, wirausaha, kegiatan alumni, hingga tracer study. Kita berharap silaturahmi semakin erat, kolaborasi semakin luas, dan kontribusi alumni bagi almamater terus bertumbuh. Terima kasih, dan mari bersama-sama membangun IKA-FST yang lebih kuat melalui kolaborasi,” ujarnya.

Dengan adanya Reuni Akbar 20 Tahun ini, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung berharap ikatan alumni semakin solid sebagai mitra strategis dalam mendukung pengembangan pendidikan, riset, inovasi, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan daya saing fakultas di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan semangat “Connect – Innovate – Transform”, sinergi antara kampus dan alumni diharapkan terus menghadirkan inovasi, memperluas kolaborasi, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi almamater, masyarakat, serta masa depan bangsa. (des)***