NEWS  

Akademisi Unpad, Partai Nasionalis Masih Jadi Idola

WhatsApp Image 2021 12 27 at 21.07.39
Akademisi Unpad, Muradi, saat berbicara kepada wartawan, di Cafe Anatomi Kota Bandung, Senin (27/12/2021), (Foto: Istimewa).

ZONALITERASI.ID – Akademisi Universitas Padjadjaran (Unpad), Muradi, mengatakan, untuk tahun 2022, Partai yang memiliki ideologi nasionalis masih akan diminati oleh masyarakat, tidak akan ada lagi politik identitas.

“Kalau untuk tahun 2022 partai nasionalis masih mendominasi ya, kalau nanti tahun 2024, saya kira masih harus ada perdebatan yang panjang,” katanya kepada wartawan, di Cafe Anatomi Kota Bandung, Senin (27/12/2021).

Muradi menjelaskan, saat ini politik identitas sudah mulai ditinggalkan, termasuk oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Partai ini mulai membranding bahwa PKS ini bukan hanya partai milik umat islam.

“Saya lihat PKS sudah mulai soft ya dalam politik,” ujarnya.

Namun, lanjutnya, PKS pun harus mulai berhati-hati dengan kehadiran Partai Gelora. Bukan tanpa alasan, Muradi menyebut Partai besutan Anis Matta ini akan menjadi partai pesaing bagi PKS.

“Ini sudah jelas, Partai Gelora ini irisannya PKS,” katanya.

Di tempat terpisah, Ketua DPW Partai Gelora, Haris Yuliana, mengungkapkan, tidak ada yang salah jika masih ada yang beranggapan Partai Gelora hanya akan mengganggu PKS. Sebab, hampir semua ketua DPW adalah mantan kader PKS.

“Namun saat ini justru persentase mantan kader PKS ini sangat kecil. Banyak para kader Partai Gelora justru dari partai-partai nasionalis,” katanya.

Ia mencontohkan, di Kabupaten Purwakarta, semua pengurusnya adalah mantan kader Partai Nasionalis Demokrat (Nasdem).

“Di Purwakarta, pengurus Nasdem dibedol desa ke Partai Gelora. Itu baru Purwakarta, di daerah-daerah lain pun sama. Justru kebanyakan kader Partai Gelora adalah limpahan dari partai-partai nasionalis,” tukasnya. (dan)***