Kiat Siswa Asal Semarang Lolos Masuk 21 Universitas Luar Negeri

boks 3474166211
Maulana Fatahillah Adzima, siswa SMA Negeri 3 Semarang, diterima di 27 program studi (Prodi) dari 21 universitas bergengsi luar negeri di delapan negara, (Foto: Radar Semarang).

ZONALITERASI.ID – Prestasi yang dicapai Maulana Fatahillah Adzima, siswa SMA Negeri 3 Semarang, sungguh mencengangkan. Dia diterima di 27 program studi (Prodi) dari 21 universitas bergengsi luar negeri di delapan negara.

Ke-8 negara itu yakni Amerika Serikat, Kanada, Australia, Inggris, Bulgaria, Belanda, Spanyol, dan Singapura.

Dari 27 prodi di 21 universitas di luar negeri ini akhirnya pemuda asal Banyumanik, Kota Semarang ini memilih Prodi Teknik Sipil (Civil Engineering) University of California, Berkeley sebagai tempat menempuh kuliah.

“Saya memilih Teknik Sipil di UC Berkeley karena jurusan yang sesuai dengan keinginan saya dan terbaik ketiga di dunia. Selain itu juga salah satu alumnus di sana ialah Gubernur Jawa Barat Kang Emil (Ridwan Kamil, Red.),” ujarnya, dilansir dari Radar Semarang, Jumat, 27 Oktober 2023.

Awalnya, saat SMA, cowok yang akrab disapa Maul ini hanya ingin kuliah di salah satu PTN dalam negeri. Namun, pilihannya berubah dan kepincut saat melihat peluang belajar ke luar negeri terbuka lebar.

Sejak 2022, dia memutuskan berpetualang dan berburu beasiswa luar negeri dalam menempuh pendidikan sarjananya.

“Sebenarnya di 2021 akhir sudah ada bayangan untuk kuliah ke luar negeri melalui program Beasiswa Indonesia Maju,” akunya.

Komitmennya membidik beasiswa luar negeri membuat dirinya melepaskan kuota eligible (jalur prestasi) pada Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNBP). Agar memberikan kesempatan kepada siswa lain untuk masuk ke PTN.

Riset Kampus

Sebelum menentukan pilihan, Maul sudah melakukan riset kampus. Meliputi ranking universitas, kesesuaian topik penelitian, silabus atau modul kuliah. Dia sempat merasa pesimistis dan ragu untuk bisa meraih gelar sarjana ke luar negeri.

Oleh karena itu ia banyak mendaftar ke beberapa universitas luar negeri untuk mem-back up ketika tidak diterima di universitas pilihannya. Namun tak disangka 21 universitas justru menerimanya.

“Saya merupakan angkatan kedua program Beasiswa Indonesia Maju. Jadi pemerintah memberikan delapan kuota pendaftaran gratis untuk sisanya saya bayar sendiri namun mayoritas biaya pendaftarannya gratis,” jelasnya.

Sebelumnya, orang tua Maul hanya menginginkan putra keempatnya itu cukup kuliah di universitas ternama di Indonesia. Di sisi lain, juga bangga putra kesayangannya mampu melebarkan sayapnya kuliah ke luar negeri.

“Mungkin cukup berat karena harus berjauhan tapi doa dan dukungan dari orang tua selalu mengalir. Lagipula kesempatan juga tak datang dua kali,” tandasnya.

Rencananya, Maul akan berangkat ke Amerika awal Agustus mendatang. Dia juga mempunyai rekan dari Indonesia namun berbeda jurusan.

Selain itu dia juga sudah mengenal beberapa rekan yang kuliah di sana dari berbagai negara. Dia bertekad akan mencapai IPK yang memuaskan. Selain itu juga mengembangkan diri melalui organisasi dan berjejaring.

Fokus Belajar

Wajar jika alumnus SMP Negeri 2 Semarang ini bisa tembus masuk ke 21 universitas bergengsi di luar negeri. Maul dikenal ulet dan tekun belajar. Dia tak pernah absen mengikuti Olimpiade Sains Nasional sejak di bangku SMP. Kebiasaan itu pula dibawanya saat menimba ilmu di SMA Negeri 3 Semarang.

Saat SMP dirinya belum fokus ke satu bidang dan mengikuti olimpiade di bidang fisika, biologi, geografi, hingga ekonomi pun dilakoni.

“Saat SMA saya fokuskan ke geografi dan kebumian. Itu pula yang saya angkat saat membuat beberapa essay untuk mendaftar ke berbagai universitas luar negeri,” terangnya.

Perjuangannya pun tak mudah dan instan. Sejak awal memang sudah mempersiapkan diri dengan menggadaikan masa mudanya untuk fokus belajar. Terutama berusaha tampil dalam kompetisi Olimpiade Sains Nasional dan mengikuti program Beasiswa Indonesia Maju.

“Apalagi saat pandemi kemarin benar-benar waktu saya manfaatkan untuk mempersiapkan itu. Belasan jam saya gunakan untuk belajar setiap harinya,” ungkapnya.

Terkait aktivitas pendidikan Maulana, SMAN 3 Semarang dalam unggahan Instagram-nya, mengapresiai prestasi siswa yang satu ini.

“Selama menjadi siswa SMA Negeri 3 Semarang, Maulana memiliki segudang prestasi di dunia olimpiade khususnya Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang geografi dan kebumian yang menghantarkan dirinya menjadi salah satu penerima Beasiswa Indonesia Maju (BIM) yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional,” tulis pihak sekolah.

Berikut ini 27 prodi dari 21 universitas bergengsi luar negeri di 8 negara yang menerima Maulana sebagai mahasiswa:

1. University of California, Berkeley (AS) – Civil Engineering
2. Wageningen University (Belanda) – Environmental Sciences
3. University of New South Wales (Australia) – Civil Engineering
4. University of Sydney (Australia) – Civil Engineering
5. University of Toronto Scarborough (Kanada) – Physical and Environmental Sciences
6. University of British Columbia (Kanada) – Civil Engineering
7. Monash University (Australia) – Civil Engineering
8. University of Western Australia (Australia) – Civil Engineering
9. University of California, Davis (AS) – Civil Engineering
10. University of Toronto. St. George (Kanada) – Civil Engineering
11. University of Toronto, Mississauga (Kanada) Chemical and Physical Sciences
12. Wageningen University (Belanda) – Food Technology
13. Wageningen University (Belanda) – Marine Sciences
14. Nanyang Technological University (Singapura) – Civil Engineering
15. Saint Andrews University (Amerika) Pre-Med and Business Administration
16. University of Michigan-Dearborn – Mechanical Engineering (Amerika)
17. Saint Louis University (Spanyol) Mechanical Engineering
18. Missouri University of Science and Technology (AS) – Civil Engineering
19. Drake University (AS) – Environmental Science
20. University of Michigan-Flint (AS) – Mechanical Engineering
21. University of Manchester (Inggris) – Civil Engineering
22. University of Manchester (Inggris) – Environmental Science
23. University of Manchester (Inggris) – Earth and Planetary Science
24. University of Dundee (Inggris) – Environmental Science and Geography
25. University of Maryland (Amerika) – Civil Engineering
26. Bradley University (Amerika) – Civil Engineering
27. American University in Bulgaria (Bulgaria) – Computer Science

(des)***

Respon (116)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *