Komisi X DPR RI Apresiasi Langkah Kemendiktisaintek yang Beri Perhatian Lebih Besar kepada PTS

mendiktisaintek brian yuliarto dan jajaran saat rapat kerja bersama komisi x dpr 1781766517241 169
Mendiktisaintek, Brian Yuliarto dan jajaran saat Rapat Kerja bersama Komisi X DPR, (Foto: YouTube DPR RI).

ZONALITERASI.ID – Anggota Komisi X DPR RI, Sofyan Tan, mengapresiasi langkah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dalam memberikan perhatian yang lebih besar kepada Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Upaya ini merupakan terobosan baru di lingkungan pendidikan tinggi.

“Inilah menteri pertama yang tidak ada dikotomi antara swasta dan negeri. Legasi yang Bapak buat, Bantuan Operasional Perguruan Tinggi, ini merupakan pertama kali yang terjadi, sehingga Bapak layak disebut menteri yang sayang sama perguruan tinggi swasta,” kata Sofyan, dalam siaran Rapat Komisi X dan Kemendiktisaintek di YouTube TV Parlemen, dikutip Jumat, 19 Juni 2026.

Sofyan menyebutkan, salah satu upaya mendorong keadilan untuk PTS adalah dengan mengalokasikan anggaran Kemendiktisaintek pada 2027 untuk disalurkan kepada PTS sebagai Bantuan Operasional Perguruan Tinggi (BOPT). Dalam pagu indikatif 2027, anggaran untuk BOPT ini dialokasikan sebesar Rp650 miliar.

“Dalam mewujudkan program bantuan baru untuk PTS yang akan menyasar 918.376 mahasiswa tersebut, Kemendiktisaintek mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp1,8 triliun,” ucapnya.

Inklusif dan Berkeadilan

Mendiktisaintek, Brian Yuliarto, menuturkan, Kemendiktisaintek terus melakukan upaya peningkatan kualitas pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun PTS. Langkah ini bertujuan mendorong pendidikan tinggi yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Brian menyebutkan, secara keseluruhan, mulanya anggaran yang diajukan Kemediktisaintek untuk tahun 2027 sebesar Rp 64,84 triliun. Kemudian, Kemdiktisaintek juga mengusulkan tambahan Rp17,18 triliun untuk membantu peningkatan program lain, termasuk BOPT.

“Dari Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi sejumlah Rp64.843.192.624.000. Kemudian usulan tambahan yang disetujui oleh Bapak-Ibu Komisi X berjumlah Rp17.182.347.497.000,” kata Brian.

Komisi X DPR menyepakati usulan anggaran Rp64,84 triliun tersebut beserta tambahannya senilai Rp17,18 triliun.

Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian, menuturkan, tambahan anggaran perlu untuk mendukung program pendidikan tinggi yang masih penting digalakkan.

“Program di Kemendiktisaintek yang belum terpenuhi antara lain Program KIP Kuliah, Beasiswa Pendidikan Indonesia, Beasiswa ADIK, program pendukung peningkatan kualitas Tridharma Perguruan Tinggi dan iptek, hingga tunjangan profesi dosen non-PNS, BOPTN, BOPT, dan fasilitasi pembinaan kelembagaan melalui LLDIKTI,” kata Lalu. (des)***