ZONALITERASI.ID – Suasana di Aula Kantor Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, pada Selasa, 10 Juni 2025, siang, terlihat khidmat. Di hari yang cerah itu, anggota Karang Taruna dari 3 desa di Kecamatan Cikalongwetan, yang tampil apik dalam “Pergelaran Awi Gabeng”, memunculkan aura berbeda di seputaran aula.
Ya, penampilan para nayaga muda di bawah arahan A. Arifin S. ini berhasil menyedot perhatian penonton. Mereka yang hadir, seperti kepala desa/perwakilan seluruh desa di Kecamatan Cikalongwetan, anggota Karang Taruna, dan tamu undangan lainnya, fokus mengapresiasi penampilan seni Awi Gabeng.
Acara yang terselenggara berkat kerja sama Pemerintah Kecamatan Cikalongwetan dan Forum Karang Taruna Kecamatan Cikalongwetan ini, digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-18 Kabupaten Bandung Barat.
Sebagai informasi, Awi Gabeng termasuk seni langka yang lahir di Cikalongwetan Bandung Barat. Kesenian ini merupakan salah satu warisan seni pertunjukkan unik. Awi Gabeng berbahan baku bambu tua yang kering dan terjepit. Sehingga, ketika diketuk atau dipukul, alat musik ini menimbulkan bunyi khas.
Dalam prolog pergelaran, seniman Elan Jaenawan, mengungkapkan, Awi Gabeng merupakan kesenian khas Cikalongwetan yang lahir di Desa Ganjarsari. Kesenian ini lahir ratusan tahun yang lalu dan sempat mengalami kevakuman karena berbagai alasan.
“Sekalipun demikian, dengan semangat kuat, Kang A. Arifin S. berupaya melakukan revitalisasi sehingga kesenian ini dapat eksis kembali dan ditampilkan untuk pertama kalinya di Aula Kecamatan Cikalongwetan,” kata Elan.
Merespons pergelaran ini, Camat Cikalongwetan, Dadang A. Sapardan, mengatakan, pergelaran ini bukan sekadar hiburan.
“Ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam melestarikan budaya dan kearifan lokal Kabupaten Bandung Barat,” ujarnya.
Ia menuturkan, Awi Gabeng adalah bagian tak terpisahkan dari kekayaan budaya yang perlu dilestarikan.
“Semoga melalui acara ini, kita dapat lebih mengenal dan mencintai budaya daerah kita sendiri. Saya berharap, ini dapat menginspirasi upaya pelestarian kesenian tradisional lainnya,” tandas Dadang.
Sementara Ketua Forum Karang Taruna Kecamatan Cikalongwetan, Ahmad Tajudin, mengucapkan syukur karena gagasan Karang Taruna untuk mementaskan Awi Gabeng terealisasi.
“Sudah lama kami bermaksud untuk menampilkan kesenian ini, tetapi keinginan itu belum bisa terwujud. Setelah berkomunikasi dengan pihak kecamatan, akhirnya disepakati untuk menampilkan pergelaran seni Awi Gebang dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-18 Kabupaten Bandung Barat,” ungkapnya. (des)***











