Pergelaran Drama & Tari di SMAN 4 Bandung, Tampilkan Cerita Nusantara

attachment 1778662639730 1
SMAN 4 Bandung menggelar Pergelaran Drama & Tari Kelas XI, pada Rabu, 13 Mei 2026, (Foto: Disdik Jabar).

ZONALITERASI.ID – SMAN 4 Bandung menyelenggarakan Pergelaran Drama & Tari Kelas XI bertajuk “Cerita Nusantara”, Rabu, 13 Mei 2026. Pergelaran ini merupakan bagian dari penilaian akhir semester.

Kepala SMAN 4 Bandung, Tuti Kurniawati, menjelaskan, kegiatan tersebut dirancang dengan konsep pembelajaran tematik dan kolaboratif yang melibatkan sekitar 10 mata pelajaran. Mulai dari Seni budaya, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Sunda, Sosiologi, Sejarah, hingga Teknologi Informasi dan Komunikasi.

“Konsepnya mencari tujuan pembelajaran yang beririsan, lalu disepakati satu tema yang bisa mencakup seluruh mata pelajaran, yaitu budaya Nusantara,” ujarnya.

Menurut Tuti, setiap kelas melakukan riset secara mandiri untuk mengembangkan cerita yang akan ditampilkan, mulai dari sejarah, konsep pertunjukan hingga penentuan lokasi pendukung produksi.

Dalam pergelaran ini, para siswa memanfaatkan sampah plastik dan kertas untuk disulap menjadi properti pendukung.

Adapun untuk pengambilan gambar teaser dilakukan di beberapa lokasi, seperti Curug Cimahi dan Situ Patenggang.

“Ketika diberi ruang, mereka bisa lebih bereksplorasi. Mereka bisa belajar di mana saja tanpa sekat ruang kelas,” tuturnya.

Kata Tuti, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk menggali talenta lain, seperti seni pertunjukan, desain komunikasi visual (DKV), tata rias, dan kemampuan bekerja sama dalam tim.

Setiap kelas XI menampilkan Cerita Nusantara yang berbeda-beda sebagai bentuk pengenalan, sekaligus penghargaan terhadap budaya Indonesia.

“Kami ingin menanamkan cinta Tanah Air kepada siswa melalui tema-tema budaya Nusantara. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai budayanya,” ucapnya.

Lega dan Terharu

Salah satu siswa pemeran utama pergelaran “Cerita Nusantara”, Carinthia Angie Heriawan, mengaku lega dan terharu setelah berhasil menampilkan pertunjukan bersama teman-teman sekelasnya di hadapan penonton.

“Rasanya benar-benar lega karena kita bisa menampilkan sesuai harapan dan ekspektasi kita. Terharu banget karena apa yang kita usahakan dari kemarin latihan terus-terusan benar-benar ada hasilnya,” ujar siswa kelas XI 3 tersebut.

Siswi yang memerankan tokoh Putri Mandalika tersebut mengatakan, proses persiapan telah dilakukan sejak Januari 2026, termasuk saat bulan Ramadan. Selama proses itu, para siswa tidak hanya berlatih bersama, tetapi juga membangun kekompakan antarkelas.

“Dari bulan puasa kita buka bersama bareng. Jadi bonding juga,” katanya.

Menurutnya, tantangan terbesar selama persiapan adalah mendalami karakter Putri Mandalika yang memiliki beragam emosi, mulai dari ceria hingga sedih. Dia bahkan sempat merasa tidak mampu memerankan tokoh tersebut.

“Awalnya sempat merasa kayaknya aku enggak bisa karena itu bukan diri aku. Tapi karena terus latihan, latihan, latihan, akhirnya bisa,” tuturnya. (des)***

Sumber: Disdik Jabar