Gubernur Dedi Mulyadi Ancam Beri Efek Jera kepada Pelaku Kecurangan SPMB Jabar 2025

3146293907
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, (Foto: Dok. @KDM Channel).

ZONALITERASI.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengancam akan melakukan langkah yang bisa memberikan efek jera kepada pelaku kecurangan dalam Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Jabar 2025.

“Kami akan melakukan pengumuman secara terbuka, baik yang menitipkan maupun yang dititipkan,” kata Dedi, di media sosial pribadinya, dikutip Jumat, 27 Juni 2025.

Dedi menegaskan, akan konsisten dengan SOP SPMB Jabar 2025. Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan tercela hingga kecurangan.

“Untuk itu, mari kita bersama-sama menjaga iklim yang sangat baik dalam dunia pendidikan di Jawa Barat untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang tercela baik, yang menitipkan maupun yang dititipkan,” imbuh Dedi.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Purwanto, menyebutkan, pihaknya menemukan indikasi kecurangan saat pendaftaran SPMB Jabar 2025 tahap 1.

Kata dia, indikasi kecurangan terjadi di Kota Bandung dan Kabupaten Garut.

“Beberapa sudah ditemukan, tapi lagi diverifikasi dulu. Mayoritas kecurangan adalah tentang domisili yang dipalsukan,” ujarnya.

Purwanto menuturkan, akibat dari kecurangan tersebut ada beberapa calon murid baru yang harus dianulir pendaftarannya karena terbukti melakukan kecurangan.

“Salah satunya terjadi di SMAN 3 Bandung, di mana ada sekitar 10 calon murid baru yang sampai dianulir,” ucapnya.

Sementara Inspektur Jenderal Kemendikdasmen, Faisal Syahrul, mengatakan, telah menggandeng sejumlah lembaga seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kepolisian, kejaksaan, Ombudsman RI, dan Inspektorat Daerah untuk melakukan pengawasan bersama pelaksanaan SPMB 2025.

“Hal ini dilakukan untuk memberikan efek jera serta menjamin integritas proses penerimaan siswa baru,” tandasnya. (des)***