ZONALITERASI.ID – Kementerian Agama (Kemenag) menyediakan beasiswa untuk guru dan calon guru untuk mengambil program studi (Prodi) S1 Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Untuk pilot project program ini, Kemenag memberikan beasiswa Prodi PJJ Guru PAI, Guru Bahasa Arab, dan PGMI pada UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
“Pemberikan beasiswa untuk guru dan calon guru sangat penting, termasuk beasiswa S1 PJJ untuk merespon kompleksitas persoalan kehidupan yang serba digital. Guru dan calon guru harus terus-meneruskan ditingkatkan kualitasnya,” kata Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal Kemenag, Ruchman Basori, dilansir dari laman Kemenag, Sabtu, 19 Juli 2025.
Menurut Ruchman, beasiswa Kemenag untuk PJJ dimulai sejak 2022. Jumlah mahasiswa yang memperoleh beasiswa PJJ PAI hingga saat ini mencapai 3.313 orang. Mulai tahun ini, PJJ yang awalnya hanya untuk jurusan PAI, ditambah dengan Pendidikan Guru MI dan Bahasa Arab.
“Kemenag berkolaborasi dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) telah memberikan beasiswa kepada Keluarga Besar Kemenag sejak 2022. Total sudah lebih 7.000 awardee yang tersebar pada layanan beasiswa studi S1, S2 dan S3 Dalam dan Luar Negeri,” ujarnya.
Satu-satunya Universitas Berbasis Siber
Ruchman mengungkapkan, Kemenag dalam beberapa tahun terakhir telah menjadikan Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon menjadi satu-satunya universitas berbasis siber, untuk merespons perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat.
Terobosan ini ditandai dengan dibukanya Prodi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) untuk tiga jurusan, yaitu PJJ Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).
“Tahun ini, ada 2.451 pendaftar beasiswa PJJ. Dari jumlah itu, sebanyak 1.538 peserta lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti seleksi akademik dan bakat skolastik. Pada tahap berikutnya, 792 peserta mengikuti tes wawancara dari 17 – 19 Juli 2025,” sebutnya. (haf)***





