ZONALITERASI.ID – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat menggelar Psychological First Aid (PFA) untuk warga terdampak tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Pendampingan ini menyasar penyintas yang masih diliputi kebingungan akibat kehilangan anggota keluarga, rumah tinggal, harta benda, hingga mata pencaharian.
Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, mengatakan, respons stres yang dialami warga merupakan reaksi normal pascabencana, bukan gangguan psikologis berat. Karena itu, pendekatan yang dilakukan difokuskan pada pemulihan awal agar penyintas kembali merasa aman dan percaya diri.
“Sebagian besar warga terdampak mengalami respons stres yang normal. Melalui pendampingan psikososial ini, kami berharap mereka lebih kuat menghadapi bencana dan bisa kembali menjalani kehidupan, meski harta benda mereka hancur diterjang longsor,” ujar Siska, dikutip Jumat, 30 Januari 2026.
Siska menuturkan, pendampingan dilakukan dengan pendekatan empatik—hadir langsung di tengah warga, mendengarkan secara aktif, mengamati kondisi psikologis, dan memastikan rasa aman.
DP3AKB juga menghubungkan penyintas dengan berbagai sumber bantuan dan pemenuhan kebutuhan dasar, terutama bagi perempuan dan anak.
“Dukungan psikologis awal ini diharapkan mampu menekan beban mental warga, memperkuat daya pulih, serta membantu pemulihan fungsi sosial penyintas di lingkungan pengungsian,” ucapnya.
Sebagai informasi, dalam Psychological First Aid untuk warga terdampak tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua ini, menghadirkan tim pendamping yang terdiri dari konselor, tenaga ahli psikologi, dan relawan terlatih. Dalam pelaksanaannya, DP3AKB Jawa Barat berkolaborasi dengan Konselor PUSPAGA Balarea Provinsi Jabar, Forum Anak Daerah (FAD) Jawa Barat, Motivator Ketahanan Keluarga (Motekar), dan Teladan KB di wilayah KBB.
Kolaborasi juga melibatkan TP PKK Kabupaten Bandung Barat, Dinas P2KBP3A Kabupaten Bandung Barat, Dinas P3A Kota Bandung, dan UPT P2KBP3A Kecamatan Cisarua.
Berdasarkan data DP3AKB Jawa Barat, jumlah pengungsi terdampak longsor di Desa Pasirlangu tercatat 281 orang, terdiri atas 203 perempuan dan 78 anak. (des)***





