Bedug Perahu Meriahkan Malam Takbiran di Pantai Pangandaran

Screenshot 107
Lomba bedug di Pantai Pangandaran, Jumat, 20 November 2026, malam, (Foto: detikJabar).

ZONALITERASI.ID – Suasana berbeda dirasakan warga dan wisatawan yang berlibur di objek wisata Pantai Pangandaran pada malam takbiran, pada Jumat, 20 November 2026, malam.

Kemeriahan menyambut Idulfitri kali ini, diwarnai parade lomba bedug dan takbiran bersama yang diinisiasi Satlantas Polres Pangandaran.

Perhelatan bertajuk “Lomba Ngabedug” ini diikuti perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dari 10 kecamatan se-Kabupaten Pangandaran. Para peserta melakukan parade mulai dari titik awal di kecamatan masing-masing dan berkumpul di pusat keramaian, Bundaran Marlin (depan Masjid Agung Pangandaran).

Dalam parade ini, terdapat sejumlah kriteria penilaian bagi setiap DKM, di antaranya kreativitas menghias bedug serta teknik menabuh.

Bedug-bedug yang dibawa setiap DKM tampil unik dengan sentuhan kreatif. Ada yang dimodifikasi menyerupai perahu nelayan hingga dihiasi ornamen khas Idulfitri, seperti ketupat dan replika kubah masjid yang megah.

Tak ayal, parade ini pun menyedot perhatian banyak warga lokal dan wisatawan di Pantai Pangandaran.

Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K., mengatakan, event ini bukan sekadar lomba, melainkan bentuk kebersamaan dan “sedekah kebahagiaan” bagi masyarakat Pangandaran.

“Momentum malam takbiran harus diisi dengan kegiatan positif yang aman, tertib, dan penuh nilai religius. Kami berharap malam takbiran di Pangandaran mendapatkan esensi yang bernilai kebersamaan dalam gema takbiran,” ucap Ikrar, Jumat.

Kasat Lantas Polres Pangandaran, AKP Yudi Risnandar, S.H., M.H., menambahkan, kegiatan diikuti 13 peserta yang mewakili 10 kecamatan.

“Parade ini sangat ramai karena diikuti oleh warga yang antusias mendukung DKM daerahnya masing-masing untuk unjuk gigi malam ini,” katanya.

“Tujuan kegiatan ini juga untuk mengurangi aksi pawai atau kampanye takbir yang berlebihan di jalanan yang berisiko memicu kemacetan. Maka kami siapkan wadahnya, sekalian kami lombakan dan akomodasi di sini agar lebih teratur,” sambungnya.

Kasat Lantas berharap kegiatan ini sejalan dengan tujuan Operasi Ketupat Lodaya 2026, yakni menciptakan kondisi malam takbiran yang aman dan kondusif.

Salah satu peserta lomba bedug, Mansyur, menyambut baik kegiatan ini. Kata dia, lomba seperti ini sangat bagus karena jarang digelar, terutama di kawasan wisata Pangandaran.

“Saya harap kegiatan ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” ujarnya. (des)***

Sumber: detikJabar