Persib-Arema FC Main Imbang, Pertama Kali Gagal Menang di Kandang

large klok arema bar c598777f70
Persib untuk pertama kalinya gagal meraih kemenangan di kandang setelah ditahan Arema FC 0-0 pada pertandingan pekan ke-29 Super League 2025/2026, di Stadion GBLA, Jumat, 24 April 2026, (Persib.co.id).

ZONALITERASI.ID Persib untuk pertama kalinya gagal meraih kemenangan di kandang setelah ditahan Arema FC 0-0 pada pertandingan pekan ke-29 Super League 2025/2026, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat, 24 April 2026.

Hasil itu masih menempatkan Maung Bandung di puncak klasemen dengan mengumpulkan nilai 66, unggul 3 poin dari Borneo FC yang belum memainkan partai ke-29-nya.

Dalam pertandingan krusial ini, pelatih Bojan Hodak menurunkan starter Fitrah Maulana (PG); Eliano Reinjders, Patricio Matricardi, Frans Putros, Federico Barba; Luciano Guaycochea, Marc Klok (c); Thom Haye, Uilliam Barros Pereira, Rosembergne “Berguinho” Da Silva; dan Andrew Jung.

Sebelum kick-off digulirkan, seluruh Bobotoh yang memadati Stadion GBLA melakukan doa bersama sebagai penguat perjuangan Persib mempertahankan gelar juara yang diraihnya pada musim lalu. Doa bersama dipandu Ustaz Hilman Fauzi.

Setelah bermain imbang di sepanjang babak pertama, Persib kembali mengambil inisiatif penyerangan. Tendangan Lucho dari luar kotak penalti pada menit 47 masih membentur kaki bek Arema FC.

Persib masih memegang kendali permainan, tetapi Arema mulai bisa keluar dari tekanan dan beberapa kali melakukan serangan balik. Meski terus mengurung, Persib tetap kesulitan membongkar lini pertahanan Arema FC.

Memasuki menit 70, Hodak melakukan pergantian pertama dengan memasukkan Adam Alis dan Beckham Putra Nugraha menggantikan Lucho dan Barros.

Pada menit 77, tendangan Berguinho masih bisa diselamatkan penjaga gawang Arema FC, Lucas Frigeri. Dua menit berselang, Persib memasukkan Sergio Castel menggantikan Haye yang mulai kelelahan.

Meski sudah memiliki tenaga baru, Persib tetap kesulitan membongkar pertahanan Arema FC. Hingga waktu normal 90 menit berakhir skor masih 0-0.

Tambahan waktu 11 menit, Persib sempat memasukkan Julio Cesar dan Robi Darwis menggantikan Reijnders dan Berguinho. Pada menit 90+5, Persib berpeluang memecah kebuntuan. Namun, tendangan Beckham dari dalam kotak penalti masih bisa diblok bek Arema FC. Begitu juga dengan tandukan Jung yang masih bisa diselamatkan Frigeri.

Pada menit 90+6, sontekan Julio Cesar pun berhasil ditepis Frigeri. Hingga pertandingan berakhir, skor 0-0 tak berubah dan rekor 100 persen Persib di kandang pun terhenti.

Hodak: tak Ada yang Benar-benar Buruk

Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengungkapkan, secara keseluruhan Persib tidak menunjukkan kelemahan berarti dalam permainan. Bahkan, Pangeran Biru mampu mendominasi pertandingan hampir di semua lini.

“Saya rasa tidak ada yang benar-benar buruk dari permainan kami, kecuali penyelesaian akhir. Secara keseluruhan, kami bermain baik dan mampu menciptakan banyak peluang,” ujarnya.

Hodak juga menyoroti dominasi Persib yang terlihat jelas dari jalannya pertandingan. Dia menyebut laga tersebut berlangsung satu arah dengan minim ancaman dari lawan.

“Lawan hampir tidak memiliki peluang, yang berarti kami mendominasi pertandingan sepenuhnya. Jika melihat statistik, kami mencatatkan 28 tembakan ke gawang. Jadi bisa dibilang ini pertandingan yang sangat satu arah,” jelasnya. ***

Sumber: Persib.co.id