ZONALITERASI.ID – Kampung Ramadan Komunitas Gada Membaca 1447 H. resmi berakhir. Penutupan acara yang berlangsung di Komunitas Gada Membaca, Desa Winduraja, Kecamatan Kawali ini, ditandai dengan pemukulan kendang oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Ciamis, Okta Jabal Nugraha.
Pada kesempatan itu juga hadir Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Eka Yudha Katresna; Sekretaris Camat Kawali, Bandi Subroto; Ketua Bidang II Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi TP PKK Kabupaten Ciamis, Megya Taufik; Kepala BJB KCP Kawali, Urip Permana; Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat Kabupaten Ciamis, Kiki Masduki; perwakilan Desa Winduraja; serta kepala sekolah dan guru MIS Winduraja.
Selain itu, hadir para penerima penghargaan, yaitu pengelola Rumah Baca Kita (Buniseuri Membaca), TBM Gemsi Kabupaten Tasikmalaya, dan pengurus OSIS SMP Terpadu Al Muawanah Rajadesa yang melakukan program rolling buku.
Saat menyampaikan sambutan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Ciamis, Okta Jabal Nugraha, mengungkapkan, pemerintah sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan Kampung Ramadan yang diselenggarakan Komunitas Gada Membaca.
Menurutnya, kegiatan Kampung Ramadan memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi masyarakat, tidak hanya literasi baca tulis, tetapi juga literasi keagamaan, sosial, dan digital.
“Saya berharap kegiatan Kampung Ramadan dapat meningkatkan literasi masyarakat, baik anak-anak maupun orang tua. Anak-anak diharapkan semakin aktif dan tertarik belajar sejak dini, sementara orang tua dapat menjadi teladan serta turut menambah wawasan,” ujar Okta, dalam keterangan yang disampaikan Komunitas Gada Membaca, Selasa, 17 Maret 2026.
“Selain itu, diharapkan tercipta lingkungan yang mendukung budaya literasi, komunikasi yang lebih baik, serta pemanfaatan informasi, termasuk media digital, secara bijak,” sambungnya.
Okta menambahkan, kegiatan Kampung Ramadan merupakan salah satu upaya untuk memperkuat gerakan literasi masyarakat, selain menyediakan akses bacaan dan meningkatkan pemanfaatan media digital sebagai sumber informasi dan literasi.
Ketua Panitia Kampung Ramadan, Ghalib Anugrah, menyebutkan, kegiatan yang digelar dalam Kampung Ramadan meliputi sahur bersama, serta pembagian sembako dan santunan bagi guru ngaji.
Selain itu, pembagian Al-Qur’an dan perlengkapan salat yang difasilitasi Inisiatif Zakat Indonesia, kegiatan Polisi Sahabat Anak bersama Kapolsek Kawali, uji coba sains bersama Kelompok Ilmiah Remaja SMAN 1 Kawali, workshop mewarnai bersama Seni Lukis Galuh, lomba membaca, serta lomba menulis.
Adapun jumlah masyarakat yang terlibat dalam kegiatan ini mencapai 749 orang.
Pada kegiatan penutupan Kampung Ramadan, panitia juga memberikan apresiasi kepada anggota teraktif serta para juara lomba, sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim. Selain itu, diserahkan pula donasi sebesar Rp1.000.000 dari Tunas Cendekia untuk pasien anak bernama Lutfi, warga Desa Cipaku, yang kondisi kesehatannya kini terus membaik. Lutfi bersama ibunya merupakan anggota Gada Membaca dan gemar melakukan rolling buku atau meminjam buku dalam jumlah banyak sehingga teman-temannya terbiasa membaca di rumahnya.
Ghalib menegaskan, penyelenggaraan Kampung Ramadan Komunitas Gada Membaca memiliki dua tujuan utama. Pertama, memberikan apresiasi kepada anggota dan masyarakat umum sekaligus mendekatkan Komunitas Gada Membaca kepada masyarakat agar semakin terbiasa meminjam buku dan mengikuti berbagai kegiatan literasi secara gratis. Kedua, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi secara gotong royong sehingga kegiatan kreatif yang melibatkan banyak pihak dapat terus dilaksanakan.
“Panitia Kampung Ramadan menyampaikan terima kasih kepada para sponsor, media massa yang terus memberitakan kegiatan, serta seluruh anggota yang senantiasa mendukung gerakan Komunitas Gada Membaca. Semoga Allah SWT memberikan balasan terbaik bagi semua pihak yang telah berkontribusi,” ujarnya.
Perkuat Literasi Baca dan Numerasi
Pada kesempatan sama, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Eka Yudha Katresna, berharap Gada Membaca dapat terus memperkuat literasi baca dan numerasi.
“Perkembangan teknologi saat ini turut memengaruhi menurunnya kebiasaan membaca, terutama di kalangan anak sekolah,” ucapnya.
Ketua Bidang II Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi TP PKK Kabupaten Ciamis, Megya Taufik, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran Komunitas Gada Membaca atas dedikasi dan kontribusinya. Megya berharap kegiatan ini dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Ciamis.
Menurutnya, penyelenggaraan Kampung Ramadan 1447 H tahun 2026 oleh Komunitas Gada Membaca merupakan langkah tepat dalam mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga sarat dengan edukasi dan penguatan karakter masyarakat.
“Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan, mulai dari sahur bersama, edukasi anak, kegiatan ilmiah remaja, hingga lomba literasi, mencerminkan komitmen kuat dalam membangun budaya membaca dan belajar di tengah masyarakat. Tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan ini menjadi ruang pemberdayaan yang inklusif dan berdampak luas,” tuturnya.
Urip Permana dari BJB KCP Kawali yang turut mensponsori kegiatan Kampung Ramadan menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan program tersebut. Dia menilai kegiatan Kampung Ramadan di Komunitas Gada Membaca efektif dalam meningkatkan literasi masyarakat di wilayah Kecamatan Kawali.
“Saya berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut demi mempersiapkan generasi muda yang cerdas dalam menyambut Indonesia Emas 2045,” terangnya.
Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat Kabupaten Ciamis, Kiki Masduki, juga mengapresiasi penyelenggaraan Kampung Ramadan di Komunitas Gada Membaca sebagai ajang silaturahmi tahunan bagi para pegiat literasi. Dia berharap kegiatan serupa dapat berkembang di berbagai wilayah lain di Ciamis, baik di wilayah utara, selatan, timur, maupun barat.
Menurutnya, kegiatan ini penting untuk menjangkau generasi muda sekaligus menjaga keberlanjutan budaya literasi, khususnya di bulan Ramadan.
Anggota teladan kategori siswa SMA, Dede Laila, siswa Madrasah Aliyah Ibadul Ghofur Kecamatan Rajadesa, menyampaikan rasa senangnya menjadi anggota Gada Membaca karena minat literasinya dapat terfasilitasi dengan baik. Dia merasa terbantu dengan keberadaan perpustakaan yang menyediakan buku sesuai kebutuhan, di tengah mahalnya harga buku di pasaran.
Dede juga mengungkapkan bahwa kebiasaan membaca buku dari Gada Membaca turut meningkatkan nilai rapor sekolahnya.
Aat Atiwi dari kategori masyarakat umum, yang memiliki dua kartu anggota, menyampaikan terima kasih kepada Gada Membaca karena menyediakan buku-buku yang menambah wawasan dan ilmu yang bermanfaat baginya sebagai ibu rumah tangga.
“Saya berharap Gada Membaca semakin maju dan koleksi bukunya terus bertambah,” ucapnya. (des)***











