Pengasuhan Berkualitas Sejak Dini Pacu Kemampuan Sains & Matematika Anak

2c8093168faac8db2ba5bfd35ea78241
Hasil penelitian yang dilakukan American Psychological Association (APA) menunjukkan, kualitas perawatan pada masa kanak-kanak awal dapat membentuk dasar yang kuat untuk kemampuan Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM)STEM di masa depan, (Foto: Istimewa).

ZONALITERASI.ID – Hasil penelitian yang dilakukan American Psychological Association (APA) menunjukkan, kualitas perawatan pada masa anak-anak awal dapat membentuk dasar yang kuat untuk kemampuan Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM)STEM di masa depan.

“Prestasi anak pada bidang STEM ternyata dipengaruhi oleh pengasuhan sejak kecil. Studi menjelaskan, anak yang menerima asuhan berkualitas tinggi saat bayi, balita, dan prasekolah memiliki prestasi yang lebih baik dalam STEM,” kata peneliti APA yang juga dosen dari University of California Irvine, Andres S. Bustamante, Ph.D..

Penelitian yang dilakukan oleh Bustamante dan rekannya, telah memeriksa data dari 979 keluarga yang berpartisipasi dalam Studi Perawatan Anak dan Pengembangan Masa Depan oleh National Institute of Child Health and Human Development, mulai dari kelahiran anak pada tahun 1991 hingga 2006.

Dalam menguatkan data, peneliti juga mengunjungi penitipan anak dan taman kanak-kanak dari semua anak yang terdaftar selama 10 jam atau lebih per minggu. Pengamat mengunjungi saat anak-anak berusia 6, 15, 24, 36, dan 54 bulan.

Kunjungan tersebut menilai sejauh mana pengasuh memberikan lingkungan yang hangat dan mendukung serta merespons minat dan emosi anak.

Selain itu, mereka juga menilai pemberian stimulus kognitif oleh pengasuh melalui penggunaan bahasa yang kaya, mengajukan pertanyaan untuk mengeksplorasi pemikiran anak-anak, dan memberikan umpan balik untuk memperdalam pemahaman anak-anak tentang konsep-konsep.

Miliki Nilai STEM Lebih Tinggi

Setelah melihat kualitas pengasuhan anak, para peneliti kemudian melihat bagaimana siswa-siswa tersebut berprestasi dalam mata pelajaran STEM di sekolah dasar dan menengah.

Penilaian keberhasilan dilakukan dengan memeriksa skor matematika dan penalaran anak-anak dalam tes berstandar pada tingkat kelas tiga hingga lima.

Sementara untuk mengukur prestasi di sekolah menengah, peneliti meninjau skor tes berstandar dan mata pelajaran sains dan matematika yang paling tinggi diselesaikan siswa. Mereka juga melihat nilai akhir pada kedua mata pelajaran tersebut.

Secara keseluruhan, tim peneliti mendapati kedua aspek kualitas perawatan anak yakni stimulasi kognitif yang lebih tinggi dan sensitivitas serta respons pengasuh yang lebih baik.

Kedua aspek tersebut dapat memprediksi pencapaian STEM yang lebih besar di sekolah dasar akhir (kelas 3,4,5) dan akhirnya memprediksi pencapaian STEM yang lebih besar di sekolah menengah.

Melalui penelitian ini diketahui bahwa perawatan anak yang sensitif dan responsif pada masa kanak-kanak awal merupakan prediktor yang lebih kuat terhadap kinerja STEM di sekolah menengah.

“Hipotesis kami adalah bahwa stimulasi kognitif akan lebih erat hubungannya dengan hasil STEM karena interaksi semacam itu menyediakan dasar untuk eksplorasi dan penyelidikan, yang merupakan kunci dalam pembelajaran STEM,” ungkap Bustamante.

“Namun, apa yang kami lihat adalah bahwa sensitivitas dan respons pengasuh juga memprediksi hasil STEM di masa depan, yang menyoroti pentingnya perkembangan emosi sosial anak-anak dan lingkungan yang mendukung keterampilan kognitif dan emosi sosial,” sambungnya.

Dia menambahkan, secara keseluruhan, penelitian dan teori menunjukkan bahwa praktik pengasuhan anak awal yang berkualitas tinggi pada anak dapat mendukung dasar yang kuat untuk pembelajaran sains.

“Secara bersama-sama, hasil ini menyoroti stimulasi kognitif dan sensitivitas serta respons pengasuh pada masa kanak-kanak awal sebagai area yang perlu diinvestasikan untuk memperkuat jalur STEM, terutama bagi anak-anak dari rumah tangga berpendapatan rendah,” tutur Bustamante. (haf)***

 

Respon (44)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *