Cara Mendidik Anak Laki-laki dalam Islam

7. Cara Mendidik Anak Laki laki Dalam Islam Untuk Bekal Masa Depan newtampamasjid.org
Ilustrasi cara mendidik anak Laki-laki dalam Islam, (Foto: Istimewa).

ZONALITERASI.ID –  Cara mendidik anak laki-laki dalam Islam terkadang mempunyai tantangan sendiri untuk orangtua. Meski ibu sangat memiliki peran yang sangat penting untuk anak, baik melahirkan maupun menyusui, namun dalam Islam ayahlah yang memiliki peranan terpenting. Karena ayah akan menjadi kepala keluarga yang memimpin istri dan anaknya.

Dengan demikian, ayah akan memiliki tanggung jawab paling besar kelak. Nah, dengan pentingnya peran ayah yang dimiliki kaum laki-laki, tentu mendidik anak laki-laki dalam Islam sangat diperhatikan untuk membuatnya bisa bertanggung jawab dengan perannya. Untuk itu, perlu mendidiknya sedari kecil dengan baik sesuai kaidah dan ajaran Islam.

Cara Mendidik Anak Laki-Laki dalam Islam

Laki-laki akan menjadi pemimpin untuk masa depan, baik dalam rumah tangga maupun dirinya sendiri. Untuk itu, orangtua memiliki kewajiban untuk mendidik anak laki-laki dengan sangat baik. Namun dalam Islam, mendidik anak laki-laki dan perempuan ternyata memiliki perbedaan sehingga harus memperhatikan pendidikan mereka sedari kecil untuk menjadi pemimpin masa depan.

Cara mendidik anak laki-laki dalam Islam bisa meneladani Rasulullah ketika Beliau mendidik putranya. Seperti Rasul yang selalu mendidik anaknya dengan penuh kasih sayang, kesabaran, dan meski tidak membentak anaknya, namun Rasul sangat tegas dalam urusan keagamaan. Simak berikut ini beberapa cara Rasulullah SAW dalam mendidik anak laki-laki seperti berikut ini.

Ajarkan Ilmu Tauhid

Untuk yang pertama cara mendidik anak laki-laki dalam Islam harus mengajarkan ilmu tentang tauhid dan akidah. Adapun yang dimaksud dengan ilmu tauhid adalah ilmu ketuhanan. Sedangkan ilmu akidah adalah keimanan.
Kedua hal ini sangat penting untuk orangtua ajarkan kepada anaknya agar mereka mengerti mengenai ajaran Allah SWT dan keimanan sejak masih kecil agar mereka lebih mudah untuk menerima pendidikan seperti ini.

Rasulullah untuk yang pertama kali mengajarkan anaknya dengan mengucapkan kalimat Lailaha Illaallah yang artinya Tiada Tuhan Selain Allah. Dengan anak sering mengucapkan kalimat ini, akan membuat terbiasa dengan kalimat terbaik. Sehingga kedepannya akan lebih mudah untuk memberikan pendidikan agama lainnya.

Ilmu agama sangat penting untuk anak-anak pelajari sebagai pondasi masa depannya kelak. Untuk itu, pondasi yang orangtua buat seharusnya kokoh untuk membentengi anak berakhlak. Sehingga ketika dewasa nanti, anak lai-laki ini bisa menjadi pemimpin dalam keluarga dan umatnya. Dengan bekal yang diterima sejak masih kecil, tentu akan bermanfaat untuk masa yang akan datang. Cara mendidik anak laki-laki dalam Islam bisa dimulai sejak masih kecil.

Ajarkan Tata Cara Shalat

Dalam Islam, shalat merupakan kewajiban setiap umat, tidak terkecuali anak laki-laki. Meski dalam menjalankan kewajiban ini, ada batasan untuk masa baligh. Namun tidak ada salahnya untuk memberikan pendidikan shalat sejak masih kecil.

Ketika sudah terbiasa dengan aktivitas shalat, tentu akan lebih mudah untuk mengajarkan anak mengenai bacaan dan do’a-do’anya. Anak laki-laki akan wajib menjalankan ibadah shalat ketika memasuki usia 7 tahun Sehingga sebelum usia ini, sebaiknya anak sudah memahami gerakan shalat yang nantinya ketika sudah wajib lebih mudah untuk mengajarkannya.

Ajarkan untuk Menjadi Pemimpin

Sudah menjadi kodratnya anak laki-laki akan menjadi seorang imam, baik untuk kaumnya ketika di masjid atau ketika di rumah bersama keluarganya. Untuk itu, orangtua sebaiknya mengajarkan kepada anaknya untuk menjadi pemimpin.

Selain itu, cara mendidik anak laki-laki dalam Islam lainnya, ajarkan mengenai sikap jujur, adil, dan tegas yang akan berguna untuk masa depannya. Untuk mengajarkan berbagai sikap seperti ini, bisa dengan menggunakan kisah para nabi yang mulai diceritakan ketika masih kecil.

Ajarkan Kemandirian dan Tanggung Jawab

Karena nantinya akan menjadi pemimpin, maka sedari kecil sebaiknya diajarkan mengenai kemandirian dan tanggung jawab. Dengan laki-laki yang mandiri dan bertanggung jawab, kelak akan bermanfaat untuk keluarganya. Baik dalam memberikan nafkah maupun yang lainnya. Kemandirian anak akan berguna sejak masih kecil karena anak bisa diajarkan untuk melakukan kegiatan tertentu dengan sendirinya.

Hal ini akan melatih kemandirian anak dan tidak bergantung dengan orang lain. Karena memiliki peran yang besar untuk keluarganya kelak, tentu sikap ini akan sangat dibutuhkan. Untuk itu, orangtua wajib memberikan pendidikan kemandirian dan tanggung jawab sedari kecil.

Ajarkan Berbakti pada Orangtua

Kebaikan yang seseorang miliki ada dua hal, yaitu agama dan akhlak sehingga ajarkan nilai kebaikan kepada anak. Baik akhlak yang baik dalam Islam, cara berperilaku baik untuk sesama orang dan yang lainnya. Selain itu, ajarkan kepada anak laki-laki untuk berbakti kepada orangtua.

Meski akan menjadi pemimpin, namun masih memiliki kewajiban untuk berbakti dan menghormati orangtua. Cara mendidik anak laki-laki dalam Islam harus diperhatikan orangtua untuk membekali anak menjadi pemimpin yang berakhlak. Menjadi anak laki-laki kebanggaan, taat, dan sholeh. (pon)***

 

Respon (45)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *